Pembatasan Kewenangan Pengurus dan Mekanisme Pengawasan dalam Pengelolaan Hasil Usaha Koperasi Penerima Bantuan Pemerintah
DOI:
https://doi.org/10.62383/majelis.v3i1.1465Keywords:
Cooperatives, Government Assistance, Management Authority, Oversight Mechanisms, Public AccountabilityAbstract
Cooperatives, as the backbone of the people's economy, play a strategic role in improving the welfare of their members, particularly through the management of business profits. This role becomes even more complex when cooperatives receive government assistance sourced from state finances, as its management concerns not only the internal interests of the cooperative, but also the public interest. In practice, the extensive authority of cooperative administrators is often not balanced with strict restrictions and effective oversight mechanisms, thereby creating the potential for abuse of authority and weak accountability. The purpose of this study is to determine whether legal regulations can limit the authority of administrators so that they do not abuse government assistance and to determine whether existing regulations provide adequate oversight mechanisms. The research method used was normative juridical with a statutory approach and a conceptual approach. The results of the study show that normatively, the authority of cooperative administrators has been limited through the principle of delegation from member meetings and accountability obligations, and reinforced by the state financial legal regime through government assistance. In addition, the supervisory mechanism has been regulated in layers through internal and external supervision, although in practice it still has the potential to be formalistic. The implication of this study is the importance of strengthening the implementation of authority restrictions and effective supervisory mechanisms in order to realize accountable, transparent, and sustainable cooperative governance, while maintaining public trust in government assistance programs.
Downloads
References
Abadi, M. T. (2021). Pengantar ekonomi koperasi. Purbalingga: CV Eureka Media Aksara.
Alfian, A. H., & Arum, D. S. (2023). Akuntabilitas sebagai penerapan good corporate governance yang mengurangi potensi kecurangan pada koperasi syariah. Jurnal Stie Semarang (Edisi Elektronik), 2(15), 178–189.
Apriliani, D. (2015). Penerapan prinsip keadilan dalam good corporate governance terhadap pemenuhan hak-hak pemegang saham minoritas. 3. Retrieved from http://Fikiwarobay.blogspot.com/2015/05/perlin
Azis, A., Rifa, A., & Firmansyah. (2017). Meaning accountability of cooperative behind the meeting members annual. International Conference and Call For Paper, Good Corporate Governance to Face Global Business Competition, 463–478.
Da Rato, M. E., Mitan, W., & Lamawitak, P. L. (2023). Peran badan pengawas koperasi dalam pengelolaan koperasi sebagai upaya meningkatkan sistem pengendalian internal (studi kasus pada KSP Kopdit Suru Pudi Koting). Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA), 1(1), 238–250.
Dewi, S., Sokarina, A., & Mariadi, Y. (2022). Kinerja sektor publik pada masa pandemi Covid-19 berdasarkan teori isomorfisma institusional. Balance: Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 1(2), 256.
Donatha, Y. C., & Sawitri, D. A. D. (2025). Koperasi sebagai badan hukum dan pertanggungjawabannya dalam penggunaan dan pengelolaan keuangan koperasi. Ethics and Law Journal: Business and Notary, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.61292/eljbn.250
Dwiridotjahjono, J. (2010). Penerapan good corporate governance: Manfaat dan tantangan serta kesempatan bagi perusahaan publik di Indonesia. Jurnal Administrasi Bisnis, 2(5), 5–16.
Eko, S. (2014). Menantang akuntabilitas publik dari medan warga. Jakarta Timur: YAPPIKA. Retrieved from www.yappika.or.id
Febriyani, R., & Hidayati, M. N. (2021). Penyalahgunaan yang dilakukan oleh koperasi Pandawa Mandiri. Jakarta.
Hasanah, B. H. (2018). Penyelesaian kredit macet pada warung serba ada sekunder Kud Manunggal Jaya di Desa Trimanunggal Kecamatan Tapung dalam perspektif ekonomi syariah. Universitas Islam Negeri Sultan Syaraif Kasim, Pekanbaru.
Hayati, F. A. (2025). Koperasi dan UMKM: Fondasi ekonomi kerakyatan di era digital. Cilacap: PT Media Pustaka Indo. Retrieved from www.mediapustakaindo.com
Ikhsan, S., Hidayat, U., & Fahreza, M. (2024). Pelatihan peningkatan kualitas pengawas internal koperasi di Provinsi Kalimantan Barat. E-Coops-Day, 5(1), 57–66.
Irawansah, D., Ridwan, Ahmad, & Muliya, K. S. (2024). Perspektif hukum: Perlindungan dan pemberdayaan koperasi untuk menuju kemandirian koperasi Indonesia. Journal of Excellence Humanities and Religiosity, 2(1), 133–143. https://doi.org/10.34304/joehr.v2i1.325
Langingi, S., & Bakar, R. A. (2025). Pengawasan terhadap lembaga negara independen: Antara independensi dan akuntabilitas. Lentera: Multidisciplinary Studies, 3(4), 2025.
Maolani, D. Y., Nuraeni, A. S., Dellyani, A., & Al Huda, E. F. (2023). Penerapan sistem akuntabilitas publik dalam mewujudkan good governance di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial, 21(2), 1–7. Retrieved from http://jurnaldialektika.com/
Mulyana, I. (2022). Peran rapat anggota koperasi dalam menunjang tugas dan tanggung jawab pengurus koperasi dari aspek yuridis. In Pengembangan kinerja manajemen organisasi, keuangan dan usaha koperasi & UMKM (p. 13). Retrieved from https://bumn.go.id/portfolio/kinerja-bumn
Nabila, P., & Maulina, I. (2025). Efektivitas audit kinerja sektor publik dalam mewujudkan good governance melalui akuntabilitas pengelolaan keuangan publik. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung, 5(1), 1–11.
Nean, M. F., Rengga, A., & Jaeng, W. M. Y. (2025). Analisis pengawasan tata kelola koperasi dalam meningkatkan akuntabilitas pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kewapante. Jurnal Projemen UNIPA, 12(3), 372–381. Retrieved from https://ejournal-nipamof.id/index.php/PROJEMEN
Pelupessy, E., Sawen, K., Kaplele, F., Yanuaria, T., & Palit, S. M. L. (2024). Penyuluhan pemberdayaan koperasi dan UKM melalui pemberian dana hibah di Distrik Koya Barat. Jurnal Pengabdian UMKM, 3(2), 77–83. Retrieved from https://jpu.ubl.ac.id/index.php/jpu
Purnamawati, I. G. A. (2020). Perception of cooperative financial reporting accountability for sustainable welfare. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 8(3), 465–480. https://doi.org/10.17509/jrak.v8i3.24114
Rohman, M. N. (2021). Tinjauan yuridis normatif terhadap regulasi mata uang kripto (crypto currency) di Indonesia. Jurnal Supremasi, 11(2), 1–10. Retrieved from https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/supremasi
Safitri, W. E., Riyadi, S., & Ferianto, F. (2024). Akuntabilitas program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Wanamukti Barat Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong. Journal of Publicness Studies, 01(01).
Saputra, A. J., Fitri Yulianis, & Immu Puteri Sari. (2024). Pengaruh akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan terhadap tingkat kepercayaan muzakki di Lazismu Pasaman Barat. Jurnal Akademi Akuntansi Indonesia Padang, 4(1), 69–79. https://doi.org/10.31933/hq7qnf03
Sari, P. P., Santosa, S., & Murtini, W. (2016). Koperasi sekolah sebagai basis pengembangan model pembelajaran koperasi di SMA Negeri Kota Surakarta. Jurnal Pendidikan Insan Mandiri, 1(2), 44–61.
Soebijono, T., Erstiawan, M. S., & Binawati, L. (2017). Analisis good corporate governance pada koperasi. BIP’s JURNAL BISNIS PERSPEKTIF, 9(1), 10–27.
Susanti, M. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan manajemen koperasi dalam menyusun laporan keuangan di Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Universitas Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Riau.
Tahir, M., & Wahid, S. H. (2021). Tinjauan yuridis tanggung jawab pengurus credit union dalam rapat anggota tahunan. Al-Halkam: Jurnal Hukum Pidana Islam, 3(1), 2021. Retrieved from http://journal.iaimsinjai.ac.id/index.php/al-ahkam/index
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Indonesia.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Indonesia.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Indonesia.
Wardhani, N. W. S., & Sugama, I. D. G. D. (2025). Pertanggungjawaban pidana terhadap penyimpangan dana pada lembaga perkreditan desa (LP
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Majelis: Jurnal Hukum Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



