Hadits Bukhari Pandangan Tentang Perjudian Online dan Implikasinya pada Ayat (2) Pasal 27 UU No. 1 Tahun 1945

Authors

  • M. Nazki Toriqissalam UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Tajul Arifin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.62383/parlementer.v2i2.834

Keywords:

Bukhari Hadith, cybercrime, Islamic law, ITE Law, online gambling

Abstract

This article examines the prohibition of gambling from the perspective of the Hadith narrated by Bukhari No. 5787 and its relevance to the practice of online gambling in the digital era. The study employs a qualitative approach with descriptive-analytical methods focusing on the analysis of hadith texts and Indonesian positive law, particularly Article 27 Paragraph (2) of Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions (ITE Law). The findings reveal that online gambling has destructive impacts on individual morality, family resilience, and the economic stability of society. Bukhari’s Hadith strictly forbids all forms of gambling, including invitations to gamble, and offers charity as an alternative act of purification. Although Indonesian positive law regulates online gambling prohibition, challenges remain in its effective enforcement. This article highlights the need for a synergistic approach between religious normative values and state law enforcement to address the phenomenon of online gambling comprehensively.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Shahih Bukhari. Jakarta: Pustaka Amani, 2007.

Anwar, M. Amin. Hukum Islam dan Perjudian: Telaah Fiqh dan Praktek Sosial. Bandung: Penerbit Al-Mizan, 2015.

Arifin, Tajul. "Analisis Regulasi Perjudian Online dalam Perspektif Hukum Islam." Jurnal Hukum dan Perundang-undangan 9, no. 2 (2023): 15-29.

Badan Pengawas Perjudian dan Kejahatan Siber. "Laporan Tahunan: Perjudian Online di Indonesia dan Dampaknya." Jakarta: Badan Pengawas Perjudian, 2022.

Fachruddin, H. Muhammad. Hukum Positif dan Implementasinya dalam Hukum Islam. Yogyakarta: UGM Press, 2018.

Indonesia. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Jakarta: Sekretariat Negara, 2008.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. "Perkembangan Perjudian Online di Indonesia dan Upaya Penanggulangannya." Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika, 2021.

Murtadho, H. “Pandangan Hukum Islam terhadap Judi Online: Studi Kasus di Indonesia.” Jurnal Hukum Islam 14, no. 3 (2020): 101-116.

Nasution, A. I. "Perjudian Online dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Nasional." Jurnal Hukum & Etika 6, no. 1 (2022): 45-58.

Sumarna, A. "Implikasi Hukum Perjudian Online dalam Konteks Undang-Undang ITE di Indonesia." Jurnal Hukum Digital 5, no. 1 (2023): 78-92.

Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi V. Jakarta: Balai Pustaka, 2016.

Widodo, H. B. "Tantangan dan Peluang dalam Penegakan Hukum Perjudian Online di Era Digital." Jurnal Teknologi dan Hukum 10, no. 2 (2021): 120-134.

Downloads

Published

2025-06-19

How to Cite

M. Nazki Toriqissalam, & Tajul Arifin. (2025). Hadits Bukhari Pandangan Tentang Perjudian Online dan Implikasinya pada Ayat (2) Pasal 27 UU No. 1 Tahun 1945. Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik, 2(2), 271–284. https://doi.org/10.62383/parlementer.v2i2.834

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.