Tinjauan Yuridis dan Dampak Hukum Kepada Pemegang Polis pada Likuidasi Perusahaan Asuransi yang Dicabut Izin Usahanya
DOI:
https://doi.org/10.62383/presidensial.v2i4.1335Keywords:
Financial Health, Insurance Company, License Revocation, Liquidation, Payment FailureAbstract
Licensing gave the insurance company right to conduct its business activity, insurance company need to comply with provisions, one of the provision is corporate financial health. Failure to comply with the provisions will result in sanction in the form of company dissolution and liquidation. Shareholder conduct General Meeting of Shareholder (RUPS) to determine liquidation team. The company assets were blocked and seized by the state due to connection with other criminal cases. Failure in payment caused by the seizure made policy holder conduct litigation and non-litigation effort. This study aim to know and analyse the provisions regulation and supervision of the liquidation process that conducted by the company which license had been provoked. The second objectives are to know and analyse the impact to policy holders caused by the liquidation of PT Ausransi Jiwa Adisarana Wanaartha which had its business license revoked. The methodology that had been used in this study is normative legal research with approach based on legal principal, approach based on systemic approach to law, and approach based on synchronization to law. The result of this study is the legal basic regarding liquidation had not regulated adequately. Policyholders as the party that got the impact of the liquidation will be placed in a disadvantage condition due to the small return of payment from company asset, especially when insurance fund is not sufficient to cover all the obligated payment to policyholders.
Downloads
References
Adelia Furry Avriandi, A., Apriana Nur Asyifa, A., Giyan Triyani Sari, G., Maharani Dara Dinanti, M., Sandra Audina Maharani, S., & Manurung, H. (2023). Analisis audit kasus manipulasi laporan keuangan PT Wanaartha Life tahun 2023. Jurnal Akuntan Publik, 1(4), 274–281. https://doi.org/10.59581/jap-widyakarya.v1i4.1860
Ardiansyah. (2023). Hukum perizinan. Deepublish.
Berlin Isu, Y. (2025). Perlindungan hukum nasabah terkait kewenangan Lembaga Penjamin Simpanan dalam likuidasi perusahaan asuransi menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang pengembangan dan penguatan sektor keuangan. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(6), 4324–4336. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i6.1738
Buchari, I. (2024). Menjaga hak pemegang polis: Perlindungan hukum terhadap pailitnya perusahaan asuransi. Jurnal Litigasi Amsir, 11(2), 142–150.
Chaterine, R. N., & Rastika, I. (2022, August 2). Polri tetapkan 7 tersangka dugaan penggelapan di WanaArtha Life. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2022/08/02/17380001/polri-tetapkan-7-tersangka-dugaan-penggelapan-di-wanaartha-life
Hamzah. (2020). Hukum pembubaran, likuidasi, dan pengakhiran status badan hukum perseroan. Penerbit Andi.
Hasan, A. A. (2025). Sejarah kasus Wanaartha yang dilaporkan ke OJK. Tempo. https://www.tempo.co/ekonomi/sejarah-kasus-wanaartha-yang-dilaporkan-ke-ojk-1825424
Izin, P., Asuransi, U., & Zainudin, A. (2022). Perlindungan hukum bagi pemegang polis asuransi. Qodiri: Jurnal Hukum, 19(3), 808–818. https://doi.org/10.53515/qodiri.2022.19.3.808-818
Kamil, I., & Prabowo, D. (2022, October 24). MA kabulkan kasasi Kejagung, aset WanaArtha Life terkait Jiwasraya senilai Rp2,4 triliun dirampas. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2022/10/24/18304951/ma-kabulkan-kasasi-kejagung-aset-wanaartha-life-terkait-jiwasraya-senilai-rp
Laksito, J., & Listyarini, D. (2024). Hukum perizinan. Yayasan Prima Agus Teknik.
Malik, A. A., Usnan, A., Bestari, Q., Maryam, S., & Siswajanthy, F. (2025). Analisa kasus penggelapan dana asuransi dan divestasi izin operasi PT Wanaartha Life oleh OJK. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 1(1), 15–32. http://shariajournal.com/index.php/IERJ/
Mayang, V., Megaputri, A., Hariyani, I., & Prakoso, B. (2025). Tanggung jawab hukum perusahaan asuransi dan perlindungan konsumen pasca pencabutan izin usaha. Jurnal Hukum, 7, 281–300.
Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Buku saku Otoritas Jasa Keuangan. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Documents/Pages/Buku-Saku-OJK-Edisi-II/Buku%20Saku%20OJK%202.pdf
Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Pointer permasalahan PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/pengumuman/Documents/POINTER%20-%20PERMASALAHAN%20PT%20ASURANSI%20JIWA%20ADISARANA%20WANAARTHA.pdf
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Keterangan pers tindak lanjut pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life). https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Documents/Pages/Tindak-Lanjut-Pencabutan-Izin-Usaha-PT-Asuransi-Jiwa-Adisarana-Wanaartha-(Wanaartha-Life)/Tindak%20Lanjut%20CIU%20WAL.pdf
Purnomo Brandon, F. (2024). Analisis faktor-faktor penyebab sengketa klaim asuransi dan penegakan hukumnya. Journal of Social Science Research, 4(2), 4297–4312.
Puspandini, M. (2024). Miris, nasabah Wanaartha cuma dibayar Rp4,16 juta dari Rp1,48 M. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/market/20240322094324-17-524370/miris-nasabah-wannaartha-cuma-dibayar-rp416-juta-dari-rp148-m
Putra, R. A. (2023). Akibat hukum pada pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Nusantara terhadap nasabah yang sudah terdaftar sebagai anggota (Studi OJK Region 5 Medan). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum, 3(September), 425–435. http://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimhum/article/view/2622
Putri, K. A. (2023). Gugatan PKPU nasabah WanaArtha Life ditolak hakim. Infobanknews. https://infobanknews.com/gugatan-pkpu-nasabah-wanaartha-life-ditolak-hakim/
Putri, M. A., & Budiono, A. (2025). Pendahuluan industri asuransi di Indonesia. Jurnal Hukum, 11(9).
Ramadhan Rivelino Alif, M. (2024). Tanggung jawab perusahaan asuransi terhadap tertanggung (Studi komparasi dalam kasus wanprestasi di PT Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera Cabang Maumere). Jurnal Hukum dan Kesejahteraan, 9(1), 72–91.
Ramadhan, N. A. Z., Lie, G., & Putra, M. R. S. (2025). Peran OJK dalam penanganan terhadap kasus PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia. Journal of Business Inflation Management and Accounting, 2(1), 64–70. https://doi.org/10.57235/bima.v2i1.4660
Sagala, I. M., & Sudarmadi. (2024). Pengaruh kode etik, pengalaman kerja, dan situasi audit terhadap skeptisisme profesional auditor. Jurnal Nusa Akuntansi, 1(3), 750–768. https://doi.org/10.62237/jna.v1i3.171
Saputra, F. (2023). Pempol Wanaartha Life layangkan gugatan class action, begini respons OJK. Kontan. https://keuangan.kontan.co.id/news/pempol-wanaartha-life-layangkan-gugatan-class-action-begini-respons-ojk
Sumarno, E., Thohir, A., & Hakim, A. (2024). Perlindungan hukum terhadap pemegang polis asuransi jiwa jika pihak asuransi wanprestasi berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2014 tentang perasuransian. Jurnal Hukum Progresif, 7(6), 41–47.
Tabitha Fransisca Romauli Nababan, T. F. R., & Nurkhaerani, E. (2025). Pertanggungjawaban direksi atas perbuatan melawan hukum berupa penyatuan harta dalam kepailitan perseroan. Desentralisasi: Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan, 2(3), 28–35. https://doi.org/10.62383/desentralisasi.v2i3.761
Untari, P. H. (2024). Tagihan Rp12,7 triliun, Wanaartha Life ungkap rencana penyelesaian ke pemegang polis. Tim Likuidasi Wanaartha. https://timlikuidasiwanaartha.com/r-88/Tagihan+Rp12%2C7+Triliun%2C+Wanaartha+Life+Ungkap+Rencana+Penyelesaian+ke+Pemegang+Polis
Widiarty, W. S. (2024). Metode penelitian hukum. Publika.
Wilda Afifia, W., & Sumriyah, S. (2023). Perlindungan hukum nasabah PT X (nama PT dirahasiakan) ditinjau dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 1(2), 307–313. https://doi.org/10.47861/tuturan.v1i2.167
Yonanda, R., Zahara, Z., & Hijriya, S. (n.d.). Status badan hukum perseroan perorangan ditinjau dari hukum perusahaan Indonesia. Lareh Law Review.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



