Analisis Yuridis Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 Terhadap Praktik Itsbat Nikah Di Bawah Umur

Studi Kasus Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

Authors

  • Suharyono Paputungan Universitas Gorontalo
  • Nurmin K. Martam Universitas Gorontalo
  • Ibrahim Ahmad Universitas Gorontalo
  • Robby Waluyo Amu Universitas Gorontalo
  • Yayan Hanapi Universitas Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.62383/federalisme.v2i4.1224

Keywords:

Children, Itsbat, Marriage, Religious Court, Underage

Abstract

The urgency of marriage as an effort to elevate human dignity and sustain life and progeny is regulated in Law Number 16 of 2019, which amends Law Number 1 of 1974 concerning Marriage. The state requires marriage registration to guarantee the validity and legal protection of the rights of married couples and their children. One important provision in this regulation is the determination of the minimum age for marriage, which is 19 years for both men and women. However, in practice, underage marriages, including unregistered marriages, still occur. This study uses a normative-empirical research method, combining written legal analysis with field data to examine the application of laws and regulations in community practice. The results show that underage marriages can be legalized by the Religious Court based on Minister of Religious Affairs Regulation Number 20 of 2019. This regulation provides legal certainty and protection of children's rights, but has also raised controversy regarding the potential legalization of early marriage. This regulation has had a significant impact on the practice of itsbat nikah anak kecil, especially at the Bulango Ulu Religious Affairs Office (KUA), by reducing unregistered marriages. However, challenges in verifying evidence, socio-cultural pressures, and the normalization of early marriage remain major obstacles that must be overcome through education and cross-sector collaboration.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku

Abdurrahman, Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, (Jakarta: Akademika Pressindo, 1992)

Achmad Juntika Nurihsan, Dinamika Perkembangan Anak & Remaja, (Bandung: PT Refika Aditama, 2013)

Abdul Aziz Dahlan et. al, (ed) Ensiklopedi Hukum Islam (Jilid: 1), Ikhtiar Baru Vanhove, Jakarta, 1996

Abdul Manan, Pembaruan Hukum Islam di Indonesia, (Jakarta: Kencana, 2017)

Amiruddin, Pengantar Metode Penelitian Hukum, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2006

Ahmad Kamil, Hukum Perlindungan dan Pengangkatan Anak di Indonesia, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2008)

Bagong Suyanto, Metode Penelitian Social Berbagai Alternative Pendekatan, (Jakarta: kencana, 2007)

Budiono Kusumohamidjojo, Filsafat Politik dan Kotak Pandora Abad ke21, (Bandung: PENERBIT YRAMA WIDYA, 2020)

Catur Yunianto, Pernikahan Dini Dalam Perspektif Hukum Perkawinan, (Bandung: NusaMedia,2020)

Eamonn Butler, Liberalisme Klasik: Sebuah Pengenalan Singkat, Terj. Juan Mahaganti, (Jakarta Selatan: Friedrich Baumann, 2019)

Erma Fatmawati, Sosio-Antropologi Pernikahan Dini Melacak LivingFiqh Pernikahan Dini Komunitas Muslim Madura Di Kabupaten Jember, (Pustaka Ilmu : Yogyakarta,2020)

Jurnal/Artikel Ilmiah

Afiati, T. (2022). Upaya Pasangan Suami Istri Tidak Memiliki Keturunan Dalam Mempertahankan Keharmonisan Rumah Tangga (Studi Kasus di Desa Siru Kabupaten Manggarai Barat NTT). Al-Ihkam : Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Https://Journal.Uinmataram.Ac.Id/Index.Php/Alihkam, 14(2), 161–184.

Afifudin, L. (2024). Perspektif Tokoh Antar Agama Terhadap Keabsahan Perkawinan Beda Agama di Wilayah Kabupatenn Jombang. Al Ihka Jurnal Hukum Keluarga, 16(2), 196–216.

Agus Pranoto, Lilik Andaryuni, M. S. (2025). Problematika Pernikahan Siri Bawah Umur Di Kabupaten Kutai Barat. Ndonesian Journal of Islamic Jurisprudence,Economic and Legal Theory PROBLEMATIKA, 3(2), 1099–1115.

Ahmad Fadli Fauzi. (2022). Fenomena Pernikahan Di Bawah Umur Perspektif Al Maslahah Mursalah. Al Ihkam: Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal Al Syakhshiyah Fakultas Syariah IAIN Mataram, 14(1), 1–28.

Almahisa, Y. S., & Agustian, A. (2021). Pernikahan Dini Dalam Perspektif Undang-Undang Perkawinan Dan Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Rechten: Riset Hukum Dan Hak Asasi Manusia, 3(1), 27–36.

Amalia, C., Rahmawati, F. L., Djatmiko, M. A., & Kurniasari, R. V. (2025). Perlindungan Hak Anak Dalam Perkawinan Di Bawah Umur Menurut Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Nasional. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 6360–6370.

Ardila, A. (2014). BAGI PASANGAN NIKAH SIRRI. Jurnal Al Hukama The Indonesian Journal of Islamic Family Law, 04(2), 325–354.

Aulia, M. R. (2025). Akibat Hukum Penetapan Itsbat Nikah Terhadap Perkawinan Tidak Tercatat (Studi di Kabupaten Aceh Singkil). Rewang Rencang Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(6), 1–34.

Dewi, R. R. (2023). Itsbat Nikah Terhadap Pernikahan Dibawah Umur Perspektif Mashlahah Mursalah ( Studi Analisis Penetapan Nomor 4 / Pdt . P / 2022 / PA . PP ). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(4), 623–637.

Filzah, N. (2021). Perlindungan Dan Kemanfaatan Hukum Terhadap Putusan Itsbat Nikah Di Mahkamah Syar’iyyah Bireun (Analisis Putusan Perkara No. 82/Pdt.P/2019/Ms-Br). El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 4(1), 122–137.

Firmansyah. (2022). SAKINAH MAWADAH WARAHMAH PADA KELUARGA MUSLIM DI. Syakhsiyah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1), 90–106.

Fitriyah, N. I. (2023). Dispensai Nikah Pasca Terbit UU No. 16 Tahun 2019 di Pengadilan Agama Probolinggo. Jurnal Asy- Syukriyyah, 24(1), 15–30.

Hanum, N. L. (2024). Pendahuluan Perkawinan di bawah umur masih menjadi fenomena di Indonesia , dan menduduki. Jurnal Asy-Syariah, 25(1), 51–64. https://doi.org/10.15575/as.v25i1.21142

Harjianto, R. J. (2019). Identifikasi Faktor Penyebab Perceraian Sebagai Dasar Konsep Pendidikan Pranikah di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(1), 35–41. https://doi.org/10.33087/jiubj.v19i1.541

Huda, M. (2015). Yurispridensi Itsbat Nikah Dalam Pasal 7 Kompilasi Hukum Islam. Religi: Jurnal Studi Islam, 5(1 April 2014), 43–71.

Ismail, R., & Mustapa, A. (2025). Juridical Analysis of Unregistered Marriages ’ Effects on Children ’ s Legal Status and Civil Rights. Estudiante Law Journal, 7(3), 758–771.

Kusumawati, Y. (2018). Celah hukum terjadinya praktik perkawinan di bawah umur dan tindakan kondusif perlindungan ham. Jurnal Sangaji Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 2(1), 36–56.

Maulana, S. R., & Taufik, M. (2024). Regulasi Batas Usia Anak Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di KUA Kecamatan Pangkah. Pancasakti Law Journal (PLJ), 2(1), 171–180.

Meita Djohan. (2013). Isbat Nikah Dalam Hukum Islam dan Perundang-undangan di Indonesia. Jurnal Pranata Hukum, 8(2), 137–147.

Munawar, A. (2015). Sahnya Perkawinan Menurut Hukum Positif yang Berlaku di Indonesia. Jurnal Hukum Al ’Adl, VII(13), 21–31.

Muqaffi, A., & Rahmi, D. (2021). Menilikk Problematika Dispensasi Nikah Dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Anak Pasca Revisi UU Perkawinan. Journal Of Islamic And Law Studies, 5(3), 361–377.

Musriadi. (2025). Marginalisasi Perempuan Akibat Pernikahan Siri: Studi Kasus di Kabupaten Soppeng. Usrah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(3 July), 272–290.

Nashrullah, M. F., Rohim, A., Wafi, A., Khosyiah, S., Gunariah, F., & Alghifary, N. (2025). Judicial Invalidation of Ithbāt N ikāḥ Underage in the View of Religious Court Judges in Madura Abstract : Keywords : How to cite : Islamic law does not explicitly address the minimum marriage age limit ,. Jurnal Al-Ahkam, 35(2), 235–260. https://doi.org/10.21580/ahkam.2025.35.2.27358

Nawawi, A. H. (2015). Perlindungan Hukum Dan Akibat Hukum Anak dari Perkawinan Tidak Tercatat (Studi di Pengadilan Agama Tulungagung). Jurnal Ahkam, 3(1), 113–138.

Nopitasari. (2022). Isbat Nikah dalam Undang-Undang Perkawinan. JULIA: Jurnal Litigasi Amsir, 9(2), 142–150.

Paputungan, S., Moonti, R. M., Ahmad, I., Kampus, A., Sultan, J., Tamalate, K., Timur, K. K., & Gorontalo, K. (2025). Penetapan Isbat Nikah di Bawah Umur dan Pencatatannya di Kantor Urusan Agama Program Pasca Sarjana Magister Ilmu Hukum , Universitas Gorontalo , Indonesia. Amandemen Jurnal Imu Pertanahan Dan Politik Dan Hukum Indonesia, 2(1), 165–178.

Paryadi. (2021). Maqasid Syariah: Definisi dan Pendapat Para Ahli. Journal Cross Border, 4(2), 201–216.

Pasaribu, A. F. (2025). Dispensasi Perkawinan Anak Di Bawah Umur Pasxa Berlakunya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum (JIMFH), 8(2).

Safira, L., Studi, P., Kenotariatan, M., Hukum, F., Padjadjaran, U., Judiasih, S. D., Padjadjaran, U., Yuanitasari, D., & Padjadjaran, U. (2021). Perlindungan hukum terhadap anak yang melakukan perkawinan bawah umur tanpa dispensasi kawin dari pengadilan. Acta Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan Fakultas Hukum Unpad, 4(2 Juni), 210–225.

Siregar, R. A., Harahap, S. M., Hsb, P. H., Islam, U., Syekh, N., Hasan, A., & Addary, A. (2024). Pencatatan Perkawinan Ditinjau Menurut Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 Tentang Pencatatan Perkawinan ( Studi Kasus di KUA Kecamatan di Lingkungan Kabupaten Tapanuli Selatan ). Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(20), 16443–16452.

Sofwan, M., Fadillah, R., Islam, U., & Antasari, N. (2025). Implementasi Pengumuman Kehendak Nikah Dalam Pelaksanaan Pencatatan Pernikahan Pada KUA di Kota Banjarmasin. Donesian, 3(2), 1391–1408.

Sulaiman, I., & Masdianto, H. (2022). Eksistensi Kantor Urusan Agama ( KUA ) dalam Meminimalisir Nikah Sirri di Desa Terusan , Kabupaten Batanghari. JMPIS Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 4(1), 69–79.

Syam, S., Syahputra, A., & Syahril, M. (2020). Polemik Legal Standing Anak di Bawah Umur Sebagai Pemohon Dispensasi Kawin : Antara Hukum Formil Dan Kemaslahatan. Jurnal Al- Mashlahah Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial Islam, 423–442. https://doi.org/10.30868/am.v10i01.3197

Trulia, A. R. (2023). Tinjauan Yuridis Mengenai Hak Anak Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Terhadap Pernikahan DIni. Jurnal Lex Privatum, XI(5).

Zunnuraini. (2021). Pentingnya itsbat Nikah Sebagai Upaya Memberikan Perlindungan Hukum Kepada Par Pihak di Desa Kekeri Kec. Gunungsari. 6(1).

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Suharyono Paputungan, Nurmin K. Martam, Ibrahim Ahmad, Robby Waluyo Amu, & Yayan Hanapi. (2025). Analisis Yuridis Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 Terhadap Praktik Itsbat Nikah Di Bawah Umur: Studi Kasus Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Federalisme: Jurnal Kajian Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 54–76. https://doi.org/10.62383/federalisme.v2i4.1224

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.