Harmonisasi Hukum Kewarganegaraan, Perkawinan Campuran, dan Hak Waris: Perspektif Komparatif Hukum Perdata dan Islam
DOI:
https://doi.org/10.62383/majelis.v2i4.1194Keywords:
mixed marriage, citizenship, inheritance, civil law, Islamic lawAbstract
Mixed marriages are a social phenomenon that is increasingly prevalent with globalization and mobility between countries. The problems arising from mixed marriages not only concern social aspects but also impact the citizenship status and inheritance rights of the parties. This study aims to analyze the legal consequences of mixed marriages on citizenship and inheritance rights from the perspectives of civil law and Islamic law. The method used is normative-comparative research with a legislative and conceptual approach. The results reveal fundamental differences between civil law and Islamic law in regulating citizenship and inheritance rights in mixed marriages. Civil law emphasizes administrative and national aspects, while Islamic law focuses on religious and lineage aspects. These differences lead to variations in the recognition of citizenship and inheritance of property, potentially creating legal uncertainty for the parties. Therefore, harmonization between civil law and Islamic law is essential to create legal certainty and justice, particularly in the context of inter-national and inter-religious marriages in Indonesia
Downloads
References
Abdullah, A. D. A., & Kurniati. (2025). Hukum kewarisan di Indonesia: Studi komparatif antara Kompilasi Hukum Islam dengan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. https://share.google/UGUyBoEGKyg5mi412
Adams, J. (2023). Inheritance laws and mixed nationality marriages. European Legal Review, 50(4), 312–327.
Hadi, K. A., & Darmawan, B. A. (2020). Analisis terhadap pembagian harta warisan ditinjau dari hukum perdata dan hukum Islam. Alauddin Law Development Journal, 2(2), 257–262.
Hamzah, A. (2019). Metodologi penelitian hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
Marfu’atun, D. R., Dharmawan, A., Apriliani, N., & Paradise, S. B. (2024). Pembagian harta warisan berdasarkan perspektif hukum perdata dan hukum Islam. Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi. https://share.google/NfY3VsqfYDCWFxqPR
Marzuki, P. M. (2011). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana.
Moleong, L. J. (2020). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasoha, A. M. M. (2023). Analisis kawin paksa dalam perspektif hukum Islam. El-Faqih: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 9(2), 142–152. https://doi.org/10.58401/faqih.v9i2.1119
Nasoha, A. M. M. (2023). Legalize custom-related landownership transactions: The Indonesian experience. Diponegoro Law Review, 8(2).
Nasoha, A. M. M. (2023). Putusnya perkawinan dan akibatnya dalam hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. El-Faqih: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 10(1).
Nasoha, A. M. M. (2024). Social development perspective in child custody law enforcement: A comparative study of legal systems. Evolutionary Studies in Imaginative Culture (forthcoming).
Nasoha, A. M. M., & Atqiya, A. N. (2024). Hak-hak kewarganegaraan dalam kerangka negara hukum: Kajian teoretis dan praktis di Indonesia. Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 5(1), 45–54. https://doi.org/10.55606/cendekia.v5i1.3362
Nasoha, A. M. M., Atqiya, A. N., & Hadhramout, I. (2024). Criminal law in Muslim-majority countries: Balancing sharia, human rights, and global standards. Shahih: Jurnal Hukum Islam, 10(1). https://doi.org/10.22515/shahih.v10i1.10038
Nasoha, A. M. M., et al. (2024). Citizenship rights and human rights in the constitution: A case study of the cancellation of citizenship status in Indonesia. Restorasi, 2(2). https://seaninstitute.or.id/bersinar/index.php/restorasi/article/view/144
Nasoha, A. M. M., et al. (2024). Tinjauan kritis kewarganegaraan dalam perspektif hukum tata negara dan hukum Islam. Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 1(4), 173–184.
Nasoha, A. M. M., et al. (2025). Implikasi hukum Islam terhadap kebijakan kewarganegaraan ganda di Indonesia. Jurnal Hukum dan Sosial Politik. https://ifrelresearch.org/index.php/jhspwidyakarya/article/download/4898/5000/21424
Nasoha, A. M. M., et al. (2025). Pengaruh kewarganegaraan terhadap status hukum perdata dalam kasus pernikahan campuran. Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik. https://share.google/lbf0FGtLybH7eCaPd
Nugraha, R. (2023). Perkawinan campuran dalam perspektif hukum positif Indonesia. Jurnal Hukum Agraria. https://jurnal.uic.ac.id/mustikajustice/article/download/363/233/791
Rahardjo, S. (2006). Ilmu hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Sasminar. (2015). Perkawinan campuran dan akibat hukumnya. Jurnal Ilmu Hukum. https://media.neliti.com/media/publications/43265-ID-perkawinan-campuran-dan-akibat-hukumnya.pdf
Sholikhawati, A., Sumadi, E. N. D., Firmansyah, I., & Saputro, N. D. (2023). Problematika hukum akibat perkawinan campuran terhadap status dan hak asuh anak di bawah umur. Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial. https://journal.stekom.ac.id/index.php/Hakim/article/download/1544/1060/4215
Soekanto, S. (2001). Pengantar penelitian hukum. Jakarta: UI Press.
Sudarsono. (2005). Hukum perkawinan nasional. Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Wardana, & Radhia, M. (2014). Pengaturan perkawinan campuran dan perkawinan beda agama di Indonesia. Pengadilan Agama Kandangan. https://pa-kandangan.go.id/images/Pengaturan_Perkawinan_Campuran_dan_Perkawinan_Beda_Agama_di_Indonesia.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Majelis: Jurnal Hukum Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



