Moralitas Sosial dan Peran Aparat Penegak Hukum dalam Politik Hukum Pidana pada Kasus Kekerasan Seksual di Kabupaten Cianjur

Authors

  • Sintia Mona Pratama Universitas Suryakancana
  • Neng Anisa Fitri Nurdiani Universitas Suryakancana
  • Salha Aulia Universitas Suryakancana
  • Muhammad Reyhanz Nugraha Universitas Suryakancana
  • Rahmat Al Kaffi Universitas Suryakancana
  • Susan Srinovi Universitas Suryakancana
  • Siti Alia Zahra Universitas Suryakancana
  • Muhammad Fadly Universitas Suryakancana
  • Kori Hermawanti Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.62383/majelis.v3i1.1459

Keywords:

Criminal Law Policy, Law Enforcement Officials, Sexual Violence, Social Morality, UU TPKS

Abstract

This study is a case study that analyzes the handling of sexual violence in Cianjur Regency, examining the relationship between social morality, the role of law enforcement officials, and the effectiveness of criminal law policy after the enactment of Law Number 12 of 2022 concerning Sexual Violence Crimes (TPKS Law). This study uses a descriptive qualitative approach with an empirical juridical method through a sociological approach to law. Data was obtained through interviews with law enforcement officials, field observations, and a literature review of relevant legislation and scientific literature. The results of the study show that the handling of sexual violence cases in Cianjur Regency still faces obstacles in the form of weak social morality, strong stigma against victims, and a patriarchal culture that affects reporting and law enforcement processes. In addition, the role of law enforcement officials has not been optimal due to limited capacity, coordination between institutions, and a lack of sensitivity to the victims' perspective. This study recommends strengthening the capacity of law enforcement officials through training on gender perspectives and the implementation of the TPKS Law, continuous education on social morality at the community level, and strengthening inter-agency coordination to improve victim protection and the effectiveness of criminal law policy in Cianjur Regency.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Ashar, I. (2023). Penegakan hukum terhadap aparat penegak hukum pelaku pelecehan seksual. Lex Suprema, 5(1), 45–60. https://jurnal.law.uniba-bpn.ac.id/index.php/lexsuprema/article/view/830

Amalia, M. (2011). Kekerasan perempuan dalam perspektif hukum dan sosiokultural. Jurnal Wawasan Hukum, 25(2), 399–411.

Amalia, M. (2019). Kejahatan kekerasan seksual (perkosaan) terhadap anak: Dampak dan penanganannya di wilayah hukum Kabupaten Cianjur. Jurnal Hukum Mimbar Justitia, 2(1), 648–660. https://doi.org/10.35194/jhmj.v2i1.563

Amalia, M. (2024). Peran penegak hukum dalam menangani pelecehan seksual. Justicia, 12(2), 100–115. https://ejournal.undar.or.id/index.php/Justicia/article/view/357

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

DPPKBP3A Kabupaten Cianjur. (2025, May 16). Catat lonjakan signifikan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Cianjur Ekspres. https://cianjur.jabarekspres.com

Elza, E. N. (2024). Peran penegak hukum dalam menangani permasalahan pelecehan seksual di dunia pendidikan. Justicia Journal, 13(2), 181–193. https://doi.org/10.32492/jj.v13i2.13206

Hairi, P. J., & Latifah, M. (2023). Implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual. Jurnal Hukum DPR RI.

Handayani, T. (2022). Perlindungan terhadap anak korban pelecehan seksual di Cianjur. Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia, 4(2), 20–35. https://doi.org/10.53337/jhki.v2i02.85

Komnas Perempuan. (2021). Catatan tahunan kekerasan seksual. https://ijrs.or.id/wp-content/uploads/2024/05/REFLEKSI-PENANGANAN-KEKERASAN-SEKSUAL-DI-INDONESIA-Indeksasi-terhadap-putusan-peng.pdf

Komnas Perempuan. (2023). Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan. Komnas Perempuan.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Muladi. (2021). Politik hukum pidana dan moralitas sosial. Jurnal Hukum dan Pembangunan.

Murdiana, E. (2025). Reformasi hukum pidana kekerasan seksual di Indonesia. Supremasi, 5(2), 45–60. https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/supremasi/article/view/4792

Nurisman, E. (2023). Tantangan penegakan hukum tindak pidana kekerasan seksual pasca UU TPKS. Jurnal Hukum Undip, 4(2), 170–196. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i2.170-196

Paminto, S. R., & Hermawanti, K. (2023). Perlindungan korban kekerasan seksual dalam hukum positif Indonesia dan hukum internasional berdasarkan Beijing Declaration. Jurnal Dialektika Hukum, 5(1). https://doi.org/10.36859/jdh.v5i1.1408

Paradiaz, R., & Soponyono, E. (2022). Perlindungan hukum terhadap korban pelecehan seksual. Jurnal Hukum Pidana Indonesia, 4(1), 61–72. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i1.61-72

Putri, F. G., & Prajnawita, D. (2025). Dampak psikologis kekerasan seksual di Indonesia. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial.

Rahmadani, S. A. (2025). Pelecehan seksual menurut UU TPKS. Ganaya, 8(1), 10–25. https://doi.org/10.37329/ganaya.v8i1.3875

Sitorus, D. R. (2025). Implementasi hukum perlindungan anak dan perempuan dalam kasus kekerasan seksual. ISO Journal, 3(1), 20–35. https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2489

Sudarto. (2022). Hukum pidana dan kebijakan kriminal. Jurnal Ilmu Hukum Indonesia.

Sumirat, D. S. F., & Limantara, B. K. (2025). Pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku pemerkosaan ditinjau dari perspektif moralitas (Studi Putusan Nomor 209/Pid.B/2024/PN Tjk). Helium, 2(1). https://doi.org/10.57235/helium.v2i1.5229

Thalia, P., Hutahaean, A., & Sitanggang, D. (2024). Efektivitas hukum pidana dalam penanganan kasus kekerasan seksual di Indonesia. Journal of Social and Economics Research.

UNICEF. (2024). Global report on sexual violence against children. UNICEF.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Sintia Mona Pratama, Neng Anisa Fitri Nurdiani, Salha Aulia, Muhammad Reyhanz Nugraha, Rahmat Al Kaffi, Susan Srinovi, … Kori Hermawanti. (2026). Moralitas Sosial dan Peran Aparat Penegak Hukum dalam Politik Hukum Pidana pada Kasus Kekerasan Seksual di Kabupaten Cianjur. Majelis: Jurnal Hukum Indonesia, 3(1), 15–29. https://doi.org/10.62383/majelis.v3i1.1459

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.