Evaluasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Pada Kecamatan Sawangan Kota Depok

Authors

  • Jeihan Mahendra Putra Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Abdul Rahman Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/parlementer.v2i4.1415

Keywords:

Community, PATEN, Policy Implementation, Services, Sub-district

Abstract

Local governments play a strategic role in public service delivery and are required to undertake rapid, systematic, and sustainable institutional and governance transformation. These demands arise in response to changes in the organizational environment, regulatory developments, and increasing public expectations regarding the quality, effectiveness, and accountability of public services. Improving the capacity of human resources, particularly those managing services and complaints, is a crucial factor in ensuring professional, adaptive, and technology-based services. However, issues with staff competency are still found in public service institutions that interact directly with the public, particularly at the sub-district level. In an effort to improve the quality of public administration services, the government established the Integrated Sub-district Administrative Services (PATEN) policy as stipulated in Minister of Home Affairs Regulation Number 4 of 2010. This study aims to analyze the implementation of the PATEN policy in Sawangan District, Depok City, using a qualitative approach and descriptive methods. The results indicate that the implementation of PATEN has generally been effective, marked by the fulfillment of substantive, administrative, and technical aspects, and supported by clear regulations. However, public complaint services have not been optimal due to technical constraints in the website-based complaint system.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alim, M. S. (2024). Ilmu politik & kebijakan publik. Mega Press Nusantara.

Hendrayady, A., et al. (2023). Manajemen pelayanan publik (D. P. Sari, Ed.). Global Eksekutif Teknologi.

Ismail Nurdin. (2017). Etika pemerintahan: Norma, konsep, dan praktik bagi penyelenggara pemerintahan. Lintang Rasi Aksara Books.

Marwiyah, S. (2022). Kebijakan publik administrasi: Perumusan, implementasi, pelaksanaan, analisis, dan evaluasi kebijakan publik. CV Mitra Ilmu.

Marto, S. (2021). Manajemen pelayanan publik.

Pasolong, H. (2007). Teori administrasi publik. Alfabeta.

Subianto, A. (2020). Kebijakan publik: Tinjauan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Brilliant.

Suparno. (2017). Implementasi kebijakan publik dalam praktik. Dwiputra Pustaka Jaya.

Suri, D. M. (2024). Kebijakan publik: Sebuah model implementasi kebijakan dalam mengatasi permasalahan gelandangan dan pengemis.

Syahruddin. (2019). Implementasi kebijakan publik: Konsep, teori, dan studi kasus. Nusamedia.

Amrullah. (2020). Implementasi pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) dalam peningkatan kualitas pelayanan di Kecamatan Kapuas Timur [Diploma thesis, Universitas Islam Kalimantan MAB].

Asmara, I. G. O. (2021). Implementasi pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) di Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung Provinsi Bali [Disertasi, Institut Pemerintahan Dalam Negeri].

Devie, N. S. (2021). Pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) di Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo [Diploma thesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri].

Indraswari, G. A., Anjani, R. R., & Jamal, A. (2024). Evaluasi keputusan pemerintah melalui pasar murah dalam menjaga stabilisasi harga bahan pokok di Surabaya. Indonesian Journal of Public Administration Review, 1(2), 14.

Mahmudah, S. N. I. (2022). Analisis pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) di Kantor Kecamatan Tualang Kabupaten Siak [Disertasi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].

Muttaqin, M. R., & Isnawati, S. I. (2025). Peran sistem pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) dalam mengoptimalkan layanan publik di Kecamatan Bancak. Jurnal Inovasi Ekonomi dan Bisnis, 1(1), 1–6.

Putra, F., & Nangameka, T. (2018). Implementasi kebijakan pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat. Transformasi: Jurnal Manajemen Pemerintahan, 10(1), 41–58.

Rahadian, A. (2019). Implementasi pelayanan administrasi terpadu kecamatan di Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok. Jurnal Reformasi Administrasi, 6(1).

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Wahyuni, S. (2020). Efektivitas pelaksanaan pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) di Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong. JAPB, 2(2).

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan.

Peraturan Wali Kota Depok Nomor 111 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan.

Peraturan Wali Kota Depok Nomor 5 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Wali Kota Depok Nomor 111 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Ombudsman Republik Indonesia. (2024, May 8). Tiga tugas pertama pejabat publik setelah dilantik. https://ombudsman.go.id/artikel/r/artikel--tiga-tugas-pertama-pejabat-publik-setelah-dilantik

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2024, January 19). Peraturan Wali Kota Depok Nomor 5 Tahun 2022. https://peraturan.bpk.go.id/Details/225945/perwali-kota-depok-no-5-tahun-2022

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Jeihan Mahendra Putra, & Abdul Rahman. (2025). Evaluasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Pada Kecamatan Sawangan Kota Depok. Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik, 2(4), 63–81. https://doi.org/10.62383/parlementer.v2i4.1415

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.