Pendekatan Strategis Bakamla untuk Pengawasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal di Wilayah Natuna
DOI:
https://doi.org/10.62383/desentralisasi.v2i2.1058Keywords:
BAKAMLA Strategy, IUU Fishing, Natuna SeaAbstract
Illegal fishing is a form of maritime crime that threatens the sustainability of marine resources and causes significant economic losses for the country, particularly for coastal communities such as those in Natuna Regency. This activity not only harms the fisheries sector but also impacts food security, social stability, and the marine ecosystem. This study aims to examine in depth the surveillance strategy implemented by the Maritime Security Agency (Bakamla) in combating illegal fishing practices in Natuna waters. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection through in-depth interviews and analysis of Bakamla's strategic documents. The theoretical framework used refers to the concept of strategy according to Fred R. David (2016), which includes strategy formulation, implementation, and evaluation. The results of the study indicate that Bakamla has formulated a surveillance strategy by relying on 24-hour sea patrols, utilizing technologies such as the Automatic Identification Sistem (AIS), radio communications, and satellites, and establishing cross-agency collaboration including the Indonesian Navy, the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries, and local government officials. The strategy was implemented through rotating patrols, outreach activities for fishermen and coastal communities, and the establishment of a public reporting channel to facilitate the dissemination of information regarding illegal activities. However, the implementation of this strategy still faces obstacles, including limited operational budgets, inadequate patrol fleets, and suboptimal response to public reports. Evaluation of the monitoring strategy showed positive impacts in the form of increased public awareness and participation, as well as a decrease in cases of fish theft in several vulnerable areas. However, the level of public involvement in reporting and independent monitoring still needs to be increased so that the monitoring strategy can be more effective and sustainable in safeguarding the sovereignty of Indonesia's marine resources.
Downloads
References
Ahmad. 2020. Manajemen Strategis. Makasar: CV Nas Media Pustaka
Albar, A.B., & Suyono. (2021). Analisis Strategi Bauran Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Penjualan Senjata Keris Didesa Aeng Tong-Tong Sumenep. Jurnal Kajian Ilmu Manajemen, 1(2), 147-153. https://doi.org/10.21107/jkim.v1i2.11595
Alfayed, F., Adhayanto, O., & Winarti, N. (2023). Peran Badan Keamanan Laut dalam Melakukan Pengawasan di Kawasan Perairan Kepulauan Riau Tahun 2022. Aufklarung: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 3(2), 124-132.
Aryani, C. (2021). Mendorong Lahirnya RUU Keamanan Laut dalam Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional. 3, 155-173. https://doi.org/10.14710/jphi.v3i2.155-173
Asrori, F., Jati, I. K., Fitriono, R. A., Hukum, F., & Maret, U. S. (2021). Kajian penanggulangan tindak pidana perikanan Ilegal Fishing di laut Natuna dalam perspektif. Jurnal Ilmu Hukum. https://doi.org/10.14710/gk.2021.12634
Burhanuddin, A. 2017. Studi Keamanan dan Isu-Isu Strategis Global. Makasar: Lembaga Kajian dan Pengembangan Pendidikan Universitas Hasanuddin
Darmawan, E., Mahadiansar, M., & Adhayanto, O. (2021). Dinamika kebijakan pengelolaan perbatasan laut di Indonesia. Laboratorium Komunikasi dan Sosial FISIP Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Dewi, M. P., Alemina, M., & Fitriono, R. A. (2021). Penanggulangan Tindak Pidana Illegal Fishing Dalam Perspektif Kriminologi. Gema Keadilan, 8(3), 357-371. https://doi.org/10.14710/gk.2021.12676
Edorita, W. (2017). Optimalisasi peran serta masyarakat dalam mencegah tindak pidana perikanan di wilayah pesisir kabupaten bengkalis. Riau Law Journal, 1(1), 31-45. https://doi.org/10.30652/rlj.v1i1.4122
Fred, R. David. 2016. Konsep Manajemen Strategik. Jakarta : Salemba Empat
Hardani, Auliya, H. N., & Andiani, H. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (H. Abadi (Ed.); Cetakan 1). CV. Pustaka Ilmu.
Harruma, I., & Nailufar, N. N. (2023). Upaya Pemerintah Mengatasi Illegal Fishing. Kompas.com.
Hasan, Y.A. 2020. Hukum Laut Konservasi Sumber Daya Ikan di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group
Kartika, S. D. (2016). Keamanan Maritim Dari Aspek Regulasi Dan Penegakan Hukum (Maritime Security From The Aspects Of Regulation And Law Enforcement). Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan dan Kesejahteraan, 5(2), 143-167.
Kemenparekraf / Baparekraf RI. (2024, Juni 7). Fakta Menarik Laut Indonesia, Memiliki Terumbu Karang Terluas di Dunia. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
KKP. (2023, November 30). KKP Catat 14 Kapal Ikan Asing Ditangkap Hingga Triwulan III 2023. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/3849444/kkp-catat-14-kapal-ikan-asing-ditangkap-hingga-triwulan-iii-2023
KKP. (2024, Agustus Rabu). KKP Amankan Kapal Vietnam di Perairan Natuna. Retrieved from KKP: https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-amankan-kapal-vietnam-di-perairan-natuna-YWmn.html
Kordi, M. Ghufran H. 2011. Marikultur: Prinsip dan Praktik Budi Daya Laut. Yogyakarta: Lili Publisher
Mahfud, F.R., Indah, P.J., Fitriono, R.A. 2021. Tinjauan Aliran Kritis Kriminologi terhadap IUU Fishing di Indonesia. Gema Keadilan. 8 (3) https://doi.org/10.14710/gk.2021.12642
Mahmudah, N. (2022). Illegal Fishing: Pertanggungjawaban Pidana Korporasi di Wilayah Perairan Indonesia. Sinar Grafika.
Mahmudah, N. 2015. Illegal Fishing Pertanggungjawaban Pidana Korporasi di Wilayah Perairan Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika
Naila, A. R., Al Falah, T. A., & Fitriono, R. A. (2022). Tindakan illegal fishing di indonesia dalam kriminologi. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(05), 54-60.
Oktaviardy, F., Massie, C. D., & Tangkere, I. (2023). Penangkapan Ikan Secara Ilegal Di Wilayah Laut Indonesia Sebagai Kejahatan Terhadap Kedaulatan Negara. Lex Privatum, 11(4).
Oktaviardy, F., Massie, C. D., & Tangkere, I. (2023). Penangkapan Ikan Secara Ilegal Di Wilayah Laut Indonesia Sebagai Kejahatan Terhadap Kedaulatan Negara. Lex Privatum, 11(4).
Prastyo, T., Nazaki, N., & Putra, A. (2023). Strategi Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Batam dalam Penanganan Illegal Fishing di Kabupaten Natuna (Doctoral dissertation, Universitas Maritim Raja Ali Haji).
Riza, R. M. (2020). Strategi Pimpinan Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam Mengembangkan Bakat dan Minat Mahasiswa di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh (Doctoral dissertation, UIN AR-RANIRY).
Setiawan, A. (2017). Keamanan Maritim di Laut Cina Selatan: Tinjauan Atas Analisa Barry Buzan. Jurnal Keamanan Nasional, Vol.3, (No.1), pp.33-61. https://doi.org/10.31599/jkn.v3i1.8
Tombokan, R. C. (2021). Prosedur Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Illegal fishing di Perairan Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan. Lex Crimen, 10(4).
Wahyudin Arif, A. Y. (2022). Konsep Makna Keamanan Maritim.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



