Tinjauan Dampak Artificial Intelligence terhadap Mahasiswa Hukum dan Urgensi Pembentukan Regulasi Penggunaannya
DOI:
https://doi.org/10.62383/federalisme.v2i3.964Keywords:
Artificial intelligence, law students, technology regulationAbstract
The development of Artificial Intelligence (AI) has brought significant transformations across various sectors, including legal education. Law students, as future legal professionals, must understand both the opportunities and challenges posed by AI. Nowadays, there is no comprehensive regulation governing the use of AI in legal education, raising concerns abour legal gaps, academic intregrity, and graduate competency. This study aims to analyze the impact of AI on law students and highlight the urgency of establishing regulatory frameworks for its use. The research employs a qualitative method with a normative juridical approach. The findings indicate that while AI can enhance the productivity of law students, it also has the potential to erode critical thinking skills and endanger students’ personal data if misused. Therefore, regulations are needed to define clear boundaries for AI use, ensure source transparency, and strengthen legal education curricula to adapt to technological advancements.
Downloads
References
Ajamalus, H., & Purnawirawan, A. C. (2024). Perkembangan hukum cyber di Indonesia: Tantangan dan peluang. Bulletin of Community Engagement, 4(3), 109–116. https://doi.org/10.51278/bce.v4i3.1493
Akbar, M. D., Sihotang, J. F., Purnama, R., & Hasna, T. (2024). Pemanfaatan dan permasalahan artificial intelligence dalam kehidupan manusia serta pengaturannya secara hukum. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(2). https://doi.org/10.5281/zenodo.12169651
Artificial Intelligence Center Indonesia (AiCI). (2025). AI dalam bidang hukum: Penggunaan & dampak. https://aici-umg.com/article/ai-dalam-bidang-hukum/
BR, W. (2025). Tantangan penegakan hukum terhadap kejahatan berbasis teknologi AI. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 3436–3450. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17519
Dolidze, T. (2025). The evolving role of artificial intelligence in legal education and research. International Journal of Law: Law and World, 11(1). https://orcid.org/0009-0004-3969-9821
Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga. (2024). AI di perkuliahan: Membantu atau “membuntukan” mahasiswa? https://ftmm.unair.ac.id/ai-di-perkuliahan-membantu-atau-mem-buntukan-mahasiswa/
Haris, M. T. A. R., & Tantimin, T. (2022). Analisis pertanggungjawaban hukum pidana terhadap pemanfaatan artificial intelligence di Indonesia. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(1), 307–316. https://doi.org/10.23887/jkh.v8i1.44408
Kang, C., & Metz, C. (2023). F.T.C opens investigation into ChatGPT maker over technology’s potential harms. The New York Times. https://www.nytimes.com/2023/07/13/technology/chatgpt-investigation-ftc-openai.html
Lomas, N. (2023). UK’s approach to AI safety lacks credibility, report warns. TechCrunch. https://techcrunch.com/2023/07/17/ada-lovelace-institute-report-on-uk-regulating-ai/
Lukman, L., Agustina, R., & Aisy, R. (2023). Problematika penggunaan artificial intelligence (AI) untuk pembelajaran di kalangan mahasiswa STIT Pemalang. Madaniyah, 13(2), 242–255. https://doi.org/10.58410/madaniyah.v13i2.826
Manuaba, I. B. K., et al. (2024). Teknologi ChatGPT: Pengetahuan dasar dan pemanfaatan kombinasi keahlian dengan ChatGPT di berbagai bidang. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE).
Putra, G. A., Taniady, V., & Halmadiningrat, I. M. (2023). Tantangan hukum: Keakuratan informasi layanan AI chatbot dan pelindungan hukum terhadap penggunanya. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 12(2), 281–299. http://dx.doi.org/10.33331/rechtsvinding.v12i2.1258
Putri, V. A., Sotyawardani, K. C. A., & Rafael, R. A. (2023). Peran artificial intelligence dalam proses pembelajaran mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya. Prosiding Seminar Nasional Ilmu-Ilmu Sosial (SNIIS), 2, 615–630.
Rahmawati, J., & Marsofiyati, M. (2024). Pengaruh pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dan keterampilan berpikir kritis terhadap kualitas hasil belajar mahasiswa. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 7(9), 31–40. https://doi.org/10.9644/sindoro.v7i9.6541
Satiadharmanto, D. F., Sofyan, Widodo, Y., Rahmiati, & Safira, R. (2024). Fakultas hukum di Indonesia: Perubahan dan penyesuaian dalam menyongsong revolusi industri 5.0 dengan perspektif pemikiran Islam. Maximal Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya Dan Pendidikan, 2(1), 45–62. https://malaqbipublisher.com/index.php/MAKSI/article/view/285
Tambe, A. W., Nasution, A., & Almadea, N. F. (2025). Keterlibatan artificial intelligence sebagai katalisator perancangan putusan perkara perdata di Indonesia. Federalisme: Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi, 2(2), 1–14. https://doi.org/10.62383/federalisme.v2i2.568
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.
Wahyuni, W. (2024). Generative AI hukum pertama di Indonesia, Allex jadi game-changer untuk in-house counsel. HukumOnline. https://www.hukumonline.com/berita/a/generative-ai-hukum-pertama-di-indonesia--ailex-jadi-game-changer-untuk-in-house-counsel-lt674dc418b8112/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Federalisme: Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



