Regulasi dan Tantangan Pemanfaatan AI dalam Moderasi Beragama

Authors

  • Khusnul Khatimah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Fanti Rahmania Ramli Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Kurniati Kurniati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.62383/majelis.v2i4.1356

Keywords:

AI, Challenges, Da'wah, Islamic Law, Religious Moderation

Abstract

Artificial Intelligence (AI) is a technology that has had a significant impact on various aspects of life, including science. Recent developments in AI have shifted the traditional boundaries of knowledge production and distribution, including in the religious realm. This research aims to fill the epistemological gap in contemporary Islamic legal thought by offering an integrative framework between traditional ijtihad and supervised digital ijtihad practices. This research uses a normative-qualitative (juridical-normative) approach. The researchers found that AI has the potential to be an effective tool for strengthening religious moderation, particularly through digital education, the dissemination of messages of tolerance, and the dissemination of counter-narratives against radicalism. For example, da'wah chatbots and digital interpretation applications can expand moderate religious literacy. However, the research also highlights various challenges, including epistemological issues stemming from AI's lack of a scientific chain of command, the risk of shifting authority from scholars to technology, and the lack of legal regulations governing responsibility for AI-generated religious content. Therefore, specific regulations and collaboration between scholars, the government, and technology developers are needed to ensure that AI continues to support the maqāṣid al-Shari'ah (the principles of Islamic law) and religious moderation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, A. N., Miftah, M., & Awwaliyah, A. R. N. (2024). Peran media massa dalam memperkuat pluralisme keagamaan di Indonesia. Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 16(2), 94–104. https://doi.org/10.24014/trs.v16i2.29923

Andika, G., Azhari, A. F., & M. S. H. (2025). Analisis perlindungan hukum terhadap kebebasan berpendapat pada media sosial di Indonesia.

Arivianto, S., David, A., Syahputra, Y., & Nur, M. S. S. (2022). Dampak teknologi pada implikasi sosial, kultural, dan keagamaan dalam kehidupan manusia modern. Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(1).

Badruddin, B., & Supriyadi, A. P. (2022). Dinamika hukum Islam Indonesia: Reaktualisasi norma Islam dalam menalarkan hukum positif merespon sosio-kultural era kontemporer. De Jure: Jurnal Hukum dan Syari’ah, 14(1), 38–57. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v14i1.15512

Bule, Y. A. W., & Suswakara, I. (2024). Membangun generasi muda toleran: Penguatan moderasi beragama di desa multi agama. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 830–847. https://doi.org/10.37478/abdika.v4i4.4973

Fitri, R. L., & Ridwan, A. (2024). Pendidikan akhlak di era digital: Pengaruh konten Islami di Instagram terhadap pembentukan karakter remaja dalam perspektif sosial. Social Studies in Education, 2(2), 157–172.

Harahap, P. H. (2025). Dinamika reaktualisasi hukum Islam di era modern: Telaah historis dan epistemologis pemikiran Munawir Sjadzali. Istishlah (Jurnal Hukum Islam), 3(1), 1–12.

Hendrajaya, J., Ekawati, E., Mufid, A. I., Kulsum, U., Nugraha, M. S., & Gustin, G. (2022). Regulasi dan upaya penyuluh agama Islam: Literasi sebagai landasan sosial-keagamaan di era digital. Mawaizh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 13(2), 168–188. https://doi.org/10.32923/maw.v13i02.2561

Indarta, Y. (2025). Cyber law: Dimensi hukum dalam era digital. Pustaka Galeri Mandiri.

Latifa, D. R. (2025). Politisasi identitas dalam pemilu: Tinjauan politik hukum dan prinsip maqāṣid al-sharīʿah terhadap ketahanan nasional. Tasyri’: Journal of Islamic Law, 4(2), 954–959. https://doi.org/10.53038/tsyr.v4i2.377

Maliki, I. A. (2024). Artificial intelligence untuk kemanusiaan: Pengembangan konsep keberagamaan melalui ChatGPT sebagai solusi krisis identitas Muslim urban di era digital. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 4(1), 35–51. https://doi.org/10.32332/moderatio.v4i1.8913

Mas’ud, F., Jeluhur, H., Negat, K., Tefa, A., Uly, M., & Amtiran, M. (2025). Etika dalam media sosial antara kebebasan ekspresi dan tanggung jawab digital. JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 2(2), 235–246. https://doi.org/10.71153/jimmi.v2i2.289

Masud, M. A., Fitria, M., & Slamet, S. (2025). Peran orang tua dalam menanamkan pendidikan agama Islam di era digital. Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 1(1), 40–49.

Matondang, A. R., Dalimunthe, T. R., & Khodimatullah, M. (2023). Pembangunan identitas keagamaan dalam ruang digital. Al-Balagh: Jurnal Komunikasi Islam, 7(1), 31–36. https://doi.org/10.37064/ab.jki.v7i1.17020

Mubarok, A. R., & Sunarto, S. (2024). Moderasi beragama di era digital: Tantangan dan peluang. Journal of Islamic Communication Studies, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.15642/jicos.2024.2.1.1-11

Murtopo, B. A., & Adib, S. (2024). Dinamika moderasi beragama di tengah keragaman masyarakat multikultural.

Nasoha, A. M. M., Atqiya, A. N., Islamuddin, I., Pramesti, N. F., Ausen, I., & Aora, S. J. N. (2025). Strategi komunikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam mempromosikan nilai Pancasila di era digital. Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 3(2), 218–231. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v3i2.1873

Nasoha, A. M. M., Atqiyah, A. N., Mujahidin, M., & Ahnaf, R. A. (2025). Memahami Pancasila dalam algoritma media sosial: Analisis wacana digital tentang ideologi bangsa. Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara, 2(2), 55–72. https://doi.org/10.62383/jembatan.v2i2.1602

Nugraha, A. B., & Misra, M. (2025). Membentuk moral generasi muda berbasis nilai-nilai Islam di era society 5.0. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 153–163. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i2.1408

Rahma, F., Zain, A., Mustain, Z., & Rokim, R. (2024). Penguatan nilai-nilai spiritual dan moralitas di era digital melalui pendidikan agama Islam. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 6(2), 94–103. https://doi.org/10.33752/aldawat.v2i02.4755

Rani, S. (2023). Transformasi komunikasi dakwah dalam era digital. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 4(1), 207–216. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.3513

Satriani, I., Marilang, M., & Kurniati, K. (2021). Konflik dan ketegangan antara moral dan hukum dalam hukum Islam. Hermeneutika: Jurnal Ilmu Hukum, 5(2). https://doi.org/10.33603/hermeneutika.v5i2.5689

Siregar, A. H. (2025). Peran mazhab fikih dalam pembentukan hukum Islam klasik dan modern. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(3), 541–559. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5952

Siswanto, E., Haris, S. S. M., Hendrawati, T., Amir, H. A., Hidayatullah, S. H. I., Jumahir, M. P., Aliman, H., Chairiyah, U., & Estuningtyas, R. D. (2025). Dakwah digital di era milenial. PT Penerbit Qriset Indonesia.

Supriatna, A. (2024). Perkembangan fikih dalam era digital: Kajian metode ijtihad dalam memahami masalah kontemporer. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(1), 717–734. https://doi.org/10.47467/as.v6i1.5478

Trunapasha, A. A., Sewu, P. L. S., Narwastuty, D., & Kurniawan, S. (2023). Penyalahgunaan artificial intelligence terhadap tokoh masyarakat dalam konten media sosial. Veritas: Jurnal Program Pascasarjana Ilmu Hukum, 9(2), 82.

Vivi, A. (2023). Konsep moderasi beragama dalam perspektif Al-Qur’an (Kajian tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān karya Imam Ath-Thabari).

Wibawa, A. E. A. S. (2024). Etika dan hukum penggunaan AI untuk pemasaran digital dalam perspektif hukum bisnis di Indonesia.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Khusnul Khatimah, Fanti Rahmania Ramli, & Kurniati Kurniati. (2025). Regulasi dan Tantangan Pemanfaatan AI dalam Moderasi Beragama. Majelis: Jurnal Hukum Indonesia, 2(4), 302–313. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i4.1356

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.