Dampak Pasca Pemekaran Daerah terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Studi kasus: : Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan

Authors

  • Diah Ayu Sholeha Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Zhahara Dwi Amanda Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Diko Ardiansyah Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Paris Likuwatan Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Nur Maria Magdalena Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Yusnike Yusnike Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.62383/parlementer.v1i4.374

Keywords:

Regional expansion, community welfare, public services, economy, education, health

Abstract

This research discusses the impact of post-regional expansion on community welfare, with a case study in North Musi Rawas Regency, South Sumatra Province. Regional expansion aims to improve public services and community welfare through decentralization. This research method uses a qualitative approach with library research analysis. The research results show that expansion has succeeded in reducing unemployment rates, increasing access and quality of public services, as well as improving education and health facilities. However, there are challenges such as decreasing agricultural productivity and low community participation. Overall, regional expansion can be an effective tool for improving community welfare, provided there are appropriate policies and active participation from all elements of society.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amar, H., & Arkum, D. (2021). Perbandingan kinerja pembangunan manusia dan sosial ekonomi pasca pemekaran wilayah. Publikauma: Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 9(2), 55–63. https://doi.org/10.31289/publika.v9i2.5938

Budiati, I., Larasaty, P., Setiyawati, N., Pratiwi, A. I., Anam, C., & Hastuti, A. (2021). Indikator kesejahteraan rakyat. 4–15.

Canaldhy, R. S., Wijaya, B. A., & Hairi, M. I. A. (2017). Pemekaran Kabupaten Musi Rawas Utara di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2013-2016. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 2(1).

Giantoro, H. M., Haryadi, H., & Purnomo, R. (2019). Pengaruh kompetensi guru, kepemimpinan kepala sekolah menurut persepsi guru dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kabupaten Purbalingga. Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Akuntansi, 21(2).

Kalsum, U., & Jahari, A. B. (2015). The strategy to reduce the prevalence of malnutrition among children under five in Jambi Province. JMJ, 3(1), 45–59.

Lariki, O. E. S. (2012). Dampak pemekaran wilayah terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Bangkinang menurut perspektif ekonomi Islam. Jurnal UIN Syarif Kasim Riau.

Masniadi, R., Kamaruddin, K., & Amalia, S. (2019). Dampak pemekaran wilayah terhadap kesejahteraan masyarakat dalam aspek sosial dan ekonomi di Desa Gapit Kecamatan Empang. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 7(1), 37-53.

Nasria, S. (2018). Implikasi sosial pemekaran wilayah terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Karave Kabupaten Mamuju Utara [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Nikasari, R. (2019). Dampak pemekaran wilayah terhadap pelayanan publik: Studi kasus pemekaran Kecamatan Kranggan Mojokerto. Unair Press, 78, 1–12.

Nofiyanti, F. (2024). Dampak pemekaran wilayah terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara. https://repository.unja.ac.id/62976/%0Ahttps://repository.unja.ac.id/62976/1/tesis%20Fitri%20Nofiyanti.pdf

Normina, N. (2016). Partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Ittihad, 14(26), 71–85. https://doi.org/10.18592/ittihad.v14i26.874

Novita, L. (2020). Dampak pemekaran desa terhadap pembangunan infrastruktur desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perspektif ekonomi Islam. In Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Lampung.

Patunru, A. A., & Hizkia Respatiadi. (2017). Perlindungan bagi petani: Upaya peningkatan kualitas program perlindungan sosial bagi para pekerja di sektor pertanian di Indonesia.

Q'rene, V. F., Kalangi, J. B., & Tumangkeng, S. Y. (2023). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pengangguran terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(10), 73-84.

Rorong, I. (2018). Analisis dampak pemekaran kabupaten-kota terhadap kesejahteraan masyarakat Provinsi Sulawesi Utara (Studi di Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon).

Siregar, T. E. S., Pebrianti, A., Putri, L. U. M., & Winarti, N. (2024). Komparasi daerah sukses dan gagal pasca pemekaran daerah (Studi kasus: Desa Watu Omok dan Papua). Journal of Government Science (GovSci): Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(1), 26-40.

Tului, T. B. (2019). Dampak pemekaran wilayah kabupaten terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Datah Bilang Baru Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu. eJournal Ilmu Pemerintahan, 7, 1183-1194.

Sumber Lain:

Undang-Undang Dasar 1945.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 Tentang Kesejahteraan Sosial.

Downloads

Published

2024-12-07

How to Cite

Diah Ayu Sholeha, Zhahara Dwi Amanda, Diko Ardiansyah, Paris Likuwatan, Nur Maria Magdalena, & Yusnike Yusnike. (2024). Dampak Pasca Pemekaran Daerah terhadap Kesejahteraan Masyarakat: Studi kasus: : Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan. Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik, 1(4), 213–221. https://doi.org/10.62383/parlementer.v1i4.374

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.