Kedudukan Pesantren dalam Sistem Hukum Nasional: Perspektif Pancasila dan Penguatan Ekonomi Umat

Authors

  • Aisha Salsabila Universitas Islam Negeri Raden Mas Said
  • Raisa Diaz Aisya Universitas Islam Negeri Raden Mas Said
  • Nurul Aeni Universitas Islam Negeri Raden Mas Said
  • Febriana Nurrahmania F Universitas Islam Negeri Raden Mas Said
  • Alif Khomsani Margi Utami Universitas Islam Negeri Raden Mas Said

DOI:

https://doi.org/10.62383/presidensial.v2i4.1332

Keywords:

Islamic Boarding Schools, Muslim Economy, National Legal System, Pancasila, Santri Entrepreneurship

Abstract

Islamic boarding schools play a strategic role in national development, not only as religious educational institutions, but also as agents of social and economic empowerment for the people. Law No. 18 of 2019 strengthens their position in the national legal system, in line with the values of Pancasila, which emphasizes social justice and respect for diversity. This study aims to analyze the position of Islamic boarding schools within the national legal framework, emphasizing the relevance of Pancasila and their contribution to strengthening the economy of the Muslim community. The method used is a qualitative approach with normative-legal literature study and qualitative analysis of regulations, literature, and practices of economic empowerment in Islamic boarding schools. The results of the study show that Islamic boarding schools have legal legitimacy as independent institutions in education, da'wah, and community empowerment, while also playing a role in developing cooperatives, micro-enterprises, and santri-based entrepreneurship. Thus, Islamic boarding schools have proven to be important actors in strengthening the economy of the Muslim community and implementing the Pancasila value of social justice.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, M. S., Hasanah, S., Guntur, M., Mujahidin, M. Al, & Edy, S. (2021). Strategi penanaman ideologi Pancasila di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Prosiding EMAS: Ekonomi Manajemen Akuntansi Kewirausahaan, 1(1), 225–234.

Asmoro, A. L. L., Karjoko, L., & Hermawan, S. (2024). Fungsi pengaturan sistem pendidikan pesantren sebagai instrumen terwujudnya manusia yang unggul. Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(3). https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i3.178

Atqiya, A. N., Muhamad, A., Nasoha, M., Ramadhani, A. F., Aqila, S., Masfufah, L., & Alhasitsa, S. H. (2024). Pancasila sebagai ideologi negara: Implementasi nilai-nilai dalam kehidupan nasional dan internasional. Jurnal Begawan Hukum (JBH), 2(2), 12–22.

Atqiya, A. N., Nasoha, A. M. M., Ubaidillah, I., Nurjannah, N. D., Amalia, T., & Mufida, M. N. (2024). Relevansi Pancasila dalam pembentukan hukum Islam di Indonesia: Perspektif sinkretisme hukum. Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.62383/pk.v2i1.299

Bahri, S. (2019). Institusi pesantren sebagai local genius mampu bertahan menghadapi ekspansi modernisasi pendidikan. Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 16(2), 163–180. https://doi.org/10.19105/nuansa.v16i2.2470

Faqihudin, A. M., & Hanif, M. (2024). Relevansi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan Islam di Pondok Darussalam Purwokerto. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 61–70. https://doi.org/10.37985/nr1jq833

Ghufron, M. I., Febrianto, A., Saifuddin, Ruqayyah, S., & Fathudin. (2022). Pelaku UMKM di pondok pesantren: Tinjauan fenomenologis terhadap pandemi effect. New Phytologist, 8(1), 1027–1039. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.4403

Herman, D. (2013). Sejarah pesantren di Indonesia. Jurnal Al-Ta’dib, 6(2), 145–158. https://doi.org/10.35897/intaj.v4i1.388

Khakim, I. (2025). Digitalisasi ekonomi pesantren: Analisis hukum Islam terhadap penggunaan fintech syariah di lingkungan santri. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 8(1), 171–178. https://doi.org/10.25299/jtb.2025.vol8(1).22675

Mursal. (2024). Integrasi pendidikan tinggi dan pesantren dalam penguatan konsep ekonomi Islam. Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah, 11(1).

Nadzir, M. (2015). Membangun pemberdayaan ekonomi di pesantren. Jurnal Ekonomi Islam, 6(1). https://doi.org/10.21580/economica.2015.6.1.785

Nasoha, A. M. M., Atqiya, A. N., Azizah, N. A. N., Effendi, N. F., & Rahmadani, N. L. (2024). Pancasila dan penguatan hukum tata negara dalam era demokrasi. Litera: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 25–33.

Nasoha, A. M. M., Atqiya, A. N., Febriana, D. R. A., Mahardika, A. D. I., & Khoirunnisa, S. (2025). Konsep dan urgensi dasar negara: Kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum. Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 5(1), 37–44. https://doi.org/10.55606/cendekia.v5i1.3357

Nasoha, A. M. M., Atqiya, A. N., Riza, E. P., Asmarajati, P. S., & Listyan, N. P. A. P. (2024). Analisis kritis penerapan Pancasila dalam pengembangan hukum internasional: Perspektif negara berkembang. Jurnal Begawan Hukum (JBH), 2(2), 1–11.

Nurcholida, A., & Zunaidi, M. (2021). Pembentukan perilaku ekonomi yang berwawasan Pancasila melalui penerapan pendidikan ekonomi. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan, 1(2), 97–104. https://doi.org/10.17977/um066v1i22021p97-104

Qomariah, W., & Nasoha, A. M. M. (2023). Etika menuntut ilmu bagi peserta didik dalam Kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim karya KH. Hasyim Asy’ari dan Kitab Ta’limul Muta’allim karya Imam Az-Zarnuji (Skripsi). UIN Raden Mas Said.

Resmana, M. T., & Dewi, D. A. (2021). Pentingnya pendidikan Pancasila untuk merealisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, 9(2), 473–485. https://doi.org/10.47668/pkwu.v9i2.134

Royhan, M. A., & Nasoha, A. M. M. (2022). Nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Kitab As-Sulukul Al-Asasiyyah karya Syaikh Muhammad Ali Ba’tiyah dan relevansinya terhadap pendidikan agama Islam (Skripsi). UIN Surakarta.

Samudera, S. A. (2023). Undang-undang pesantren sebagai landasan pembaruan pondok pesantren di Indonesia (Studi kebijakan UU No. 18 Tahun 2019). Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman, 2(2). https://doi.org/10.54622/fahima.v2i2.92

Sari, M. L., & Nasoha, A. M. M. (2023). Pelaksanaan kegiatan keagamaan bagi lansia di Pondok Pesantren Lansia Husnul Khotimah Karangpandan Karanganyar tahun 2022 (Laporan penelitian). UIN Raden Mas Said.

Sunarya, F. R., & Khasanah, N. L. K. (2023). Pertumbuhan ekonomi pesantren Ma’had Al-Zaytun dan resesi ekonomi global 2023. Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.31949/maro.v6i1.3914

Syafe’i, I. (2017). Lembaga pendidikan pembentukan karakter. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 61–82. https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i1.2097

Wijaya, N. R., Perwira, T. H., & Rusman, R. S. (2020). Politik hukum dalam pembentukan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang pesantren. Jurnal Cakrawala Hukum, 11(2), 194–201. https://doi.org/10.26905/idjch.v11i2.3867

Windaningrum, F., & Nasoha, A. M. M. (2024). Penanaman nilai pendidikan Islam melalui kegiatan khataman Al-Qur’an kepada santri Madin Al-Hikmah Kedawung Sragen tahun pelajaran 2023/2024. UIN Surakarta.

Yuliana, R., & Tarigan, A. A. (2022). Analisis program pemberdayaan UMKM pada pesantren se-Sumatera Utara guna meningkatkan pembangunan pesantren. Ekoma: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 1(2), 242–250. https://doi.org/10.56799/ekoma.v1i2.374

Zaini, A. (2021). UU Pesantren No. 18 Tahun 2019: Kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bagi pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Tuban. Tadris, 15(2).

Zaman, M. B., Nawir, M. S., Islamy, A., & Aninnas, A. (2022). Harmonisasi pendidikan Islam dan negara: Pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila dalam orientasi pendidikan pesantren di Indonesia. Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 10(2), 103–104. https://doi.org/10.36781/tarbawi.v10i2.213

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Aisha Salsabila, Raisa Diaz Aisya, Nurul Aeni, Febriana Nurrahmania F, & Alif Khomsani Margi Utami. (2025). Kedudukan Pesantren dalam Sistem Hukum Nasional: Perspektif Pancasila dan Penguatan Ekonomi Umat. Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik, 2(4), 132–141. https://doi.org/10.62383/presidensial.v2i4.1332

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.