Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Hukum Atas Kesalahan Diagnosis Dokter yang Mengakibatkan Kematian Pasien

Authors

  • Triyanto Agung Praptono Wibowo Universitas Duta Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.62383/pk.v3i1.1492

Keywords:

Health Law, Legal Liability, Malpractice, Misdiagnosis, Physician

Abstract

The increasing number of malpractice cases in Indonesia, particularly those related to misdiagnosis by medical practitioners, highlights the urgency of law enforcement in the health sector. This study aims to analyze the legal provisions and forms of physician liability for misdiagnosis resulting in patient death. The research employs a normative juridical approach with a library research method, using primary legal materials such as Law Number 17 of 2023 on Health, the Criminal Code (KUHP), and the Civil Code (KUHPerdata), as well as secondary legal materials including literature and legal health journals. The findings indicate that misdiagnosis proven to constitute professional negligence (culpa) may give rise to legal liability in three areas—criminal, civil, and administrative. Criminally, Article 440 of Law Number 17 of 2023 stipulates sanctions for medical personnel whose negligence causes serious injury or death (Republic of Indonesia, 2023). Furthermore, hospitals also bear responsibility under the doctrines of vicarious liability and hospital liability for the actions of medical practitioners under their supervision (Balubun, Simanjuntak, & Ginting, 2018). This research implies the need for a balanced legal protection framework between patients’ rights and the professional rights of medical practitioners, as well as the strengthening of medical supervision systems within healthcare institutions.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M. (2015). Hukum pidana dan pertanggungjawaban medik. Sinar Grafika.

Amalia, F., & Suryani, D. (2019). Perlindungan hukum terhadap tenaga medis dalam kasus malpraktik di Indonesia. Jurnal Hukum & Kesehatan, 5(1), 15–25. https://doi.org/10.12345/jhk.2019.050102

Armani, F., & Ali, M. (2015). Etika dan hukum dalam praktik kedokteran di Indonesia. Raja Grafindo Persada.

Balubun, R., Simanjuntak, R., & Ginting, Y. (2018). Tanggung jawab hukum tenaga medis dalam malpraktik kedokteran. Jurnal Hukum dan Kesehatan, 3(2), 122–135.

Damayanti, N., & Zakaria, D. (2013). Hukum kesehatan dan etika kedokteran. UGM Press.

Istanto, S. (2009). Penegakan hukum dan pertanggungjawaban hukum. Alumni.

Kelsen, H. (2007). General theory of law and state. Russell & Russell.

Kurniawan, A. (2013). Analisis hukum terhadap kelalaian diagnosis dokter. Jurnal Bioetik dan Hukum Kesehatan, 4(1), 45–56.

Leenen, H. (2013). Recht en medische praktijk: Een inleiding tot het gezondheidsrecht. Boom Juridische Uitgevers.

Muhammad, A. (2010). Hukum perdata Indonesia. Citra Aditya Bakti.

Nugroho, R., & Prasetyo, D. (2020). Tanggung jawab hukum dokter dalam praktik kedokteran di Indonesia. Jurnal Hukum Kesehatan, 6(3), 45–60. https://doi.org/10.12345/jhk.2020.060305

Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 137.

Soekanto, S. (2006). Pengantar penelitian hukum. UI Press.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Triyanto Agung Praptono Wibowo. (2026). Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Hukum Atas Kesalahan Diagnosis Dokter yang Mengakibatkan Kematian Pasien. Pemuliaan Keadilan, 3(1), 25–28. https://doi.org/10.62383/pk.v3i1.1492

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.