Kajian Yuridis Normatif Pertanggungjawaban Dokter atas Kesalahan Diagnosis dalam Pelayanan Medis yang Menyebabkan Kematian Pasien

Authors

  • Triyanto Agung Praptono Wibowo Universitas Katolik Soegijapranata
  • Rina Arum Prastyanti Universitas Duta Bangsa
  • Zaenal Mustofa Universitas Duta Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.62383/pk.v3i1.1499

Keywords:

Diagnosis, Health Law, Legal Liability, Medical Malpractice, Misdiagnosis

Abstract

The growing number of alleged medical malpractice cases in Indonesia, particularly physicians’ misdiagnosis resulting in patient death, underscores the need for stronger legal certainty and accountability in healthcare services. Physicians are professionally obligated to conduct diagnosis and medical treatment in accordance with professional standards, service standards, and standard operating procedures; however, negligence may occur and lead to severe harm. This study aims to analyze the legal provisions governing physicians’ liability for misdiagnosis causing patient death and to examine the forms of legal responsibility that may be imposed. The research applies a normative juridical method using a case approach and literature review, relying on primary legal materials such as the Indonesian Civil Code, the Criminal Code, the Medical Practice Law, the Hospital Law, and Law Number 17 of 2023 on Health, supported by secondary and tertiary sources. The findings indicate that physicians may be held liable under civil, criminal, and administrative law if the essential elements of medical negligence are proven, namely duty of care, breach of duty, harm (including death), and a causal relationship between the misdiagnosis and the fatal outcome. Moreover, liability may extend to hospitals under the doctrines of vicarious liability, hospital liability, and strict liability. This study implies the importance of strengthening professional competence, reinforcing disciplinary mechanisms, and ensuring balanced legal protection for both patients and healthcare professionals within Indonesia’s health law framework.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariani, N., & Wibowo, T. A. (2021). Hubungan dokter dan pasien dalam perspektif etika kedokteran dan hukum kesehatan di Indonesia. Jurnal Hukum Kesehatan, 7(2), 123–138.

Armani, H., & Ali, M. (2015). Sistem pertanggungjawaban pidana. Rajawali Pers.

Astuti, L. (2017). Perlindungan hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dalam kecelakaan lalu lintas. Justitia Jurnal Hukum, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.30651/justitia.v1i1.623

Balubun, W. H., Suroto, V., & Sumarwanto, E. (2018). Provisions of Indonesian medical discipline sanctions to protect the rights of patients reviewed from the principle of the establishment of legislation. Jurnal Hukum Kesehatan, 4(2). https://doi.org/10.24167/shk.v4i2.1495

Damayanti, O. P., & Zakaria, N. (2013). Pertanggungjawaban pidana dokter pada kasus malpraktik dalam berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia. Jurnal Hukum, 2(6).

Diputra, I. G. I., & Griadhi, N. M. A. Y. (2021). Pertanggungjawaban pidana terhadap dokter yang melakukan tindakan malpraktik dikaji dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Konstruksi Hukum, 2(2), 309–314.

Hasan, M. A. (2021). Tanggung jawab pidana bagi dokter atas kesalahan praktik (malpraktik). UIN Syarif Kasim Riau.

Hidayat, R., & Prasetyo, B. (2023). Medical malpractice and patient safety in Indonesian healthcare system: Legal and ethical perspectives. Indonesian Journal of Medical Law and Ethics, 4(1), 45–60.

Ilahi, W. R., & K. (2018). Risiko medis dan kelalaian medis dalam aspek pertanggungjawaban pidana. Jurnal Hukum Volkgeist, 2(2), 1–17. https://doi.org/10.35326/volkgeist.v2i2.109

Jamillah, S. N. A., Sutarno, & Yulianto. (2018). Pertanggungjawaban hukum bidan akibat pelimpahan wewenang oleh dokter dalam pelayanan kesehatan di puskesmas. Justitia Jurnal Hukum, 2(1), 164–168. https://doi.org/10.30651/justitia.v2i1.1714

Kholib, A. (2020). Analisis yuridis perbandingan risiko medis dengan kelalaian medis. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 2(2), 238–254. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v2i2.481

Kurniawan, R. A. (2013). Risiko medis dan kelalaian terhadap dugaan malpraktik medis di Indonesia. Majalah Perspektif, 18(3), 1–13. https://doi.org/10.30742/perspektif.v18i3.26

Mondong, A. (2018). Pertanggungjawaban dokter atas kelalaian tindakan medis yang mengakibatkan cacat tubuh pada pasien ditinjau dari Pasal 360 KUHP. Lex Crimen, 7(4), 29–86.

Nasution, H. R. (2022). Pertanggungjawaban hukum dokter dalam kasus dugaan malpraktik medis. Jurnal Legislasi Indonesia, 19(3), 321–339.

Putri, A. D., & Lestari, S. (2024). Legal protection for patients and malpractice liability in Indonesian healthcare. Journal of Indonesian Health Law, 6(1), 77–92.

World Health Organization. (2020). Patient safety: Global action on patient safety. WHO Press.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Triyanto Agung Praptono Wibowo, Rina Arum Prastyanti, & Zaenal Mustofa. (2026). Kajian Yuridis Normatif Pertanggungjawaban Dokter atas Kesalahan Diagnosis dalam Pelayanan Medis yang Menyebabkan Kematian Pasien. Pemuliaan Keadilan, 3(1), 29–36. https://doi.org/10.62383/pk.v3i1.1499

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.