Pencabutan Izin Usaha oleh Presiden sebagai Instrumen Penegakan Hukum Lingkungan: Analisis Yuridis Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan

Authors

  • Putri Debora Silalahi Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.62383/mahkamah.v3i2.1571

Keywords:

Administrative Sanctions, Environmental Law, Forest Area, License Revocation, President

Abstract

The revocation of business licenses by the President of the Republic of Indonesia against 28 companies proven to have violated forest utilization regulations signifies a shift in environmental law enforcement from a predominantly punitive criminal approach to preventive administrative measures. This article aims to analyze the legal basis of the President’s authority to revoke business licenses related to natural resource utilization, to position license revocation as an instrument of environmental law enforcement within Indonesia’s legal system, and to assess its implications for environmental protection and legal certainty for business actors. This study employs a normative juridical research method using statutory and conceptual approaches. The findings indicate that Presidential license revocation possesses juridical legitimacy within the framework of the rule of law and environmental and forestry legislation. Nevertheless, the implementation of such a policy requires clear administrative procedural standards to ensure legal certainty and to prevent potential abuse of power. This article concludes that license revocation can function as an effective environmental law enforcement instrument provided that it is accompanied by adequate oversight mechanisms and due process of law.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aidah, K. N. (2024). Pencabutan izin tambang oleh BKPM: Telaah proses pencabutan dan kewenangannya. Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(11). https://doi.org/10.56370/jhlg.v5i11.538

Andini, D., & Mina, R. (2020). Instrumen administrasi dalam penegakan hukum atas pelaksanaan izin lingkungan. Jurnal Yustisiabel, 4(2), 128–139. https://doi.org/10.32529/yustisiabel.v4i2.732

Apriyanto, D., & Khalimi. (2025). Perlindungan hukum berusaha terhadap perusahaan pertambangan dalam kaitannya dengan kewenangan pencabutan izin usaha pertambangan oleh Kementerian Investasi Republik Indonesia. Jurnal Penelitian dan Inovasi Hukum, 9(3).

Doorson, S., Ramadhan, G. R., Aulia, A., & Insan, I. H. (2024). Analisis yuridis tentang wewenang pemerintahan dalam implementasi kebijakan publik. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 2(2), 77–81. https://doi.org/10.61104/alz.v2i2.211

Ismaidar, I., Aldin, M., & Sihombing, A. S. M. (2025). Penegakan hukum terhadap tindak pidana korporasi di bidang lingkungan hidup. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(4), 51–58. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i4.960

Jufri, N. N. (2024). Penegakan hukum terhadap penambangan secara ilegal tanpa izin dalam kawasan hutan lindung. Legal Advice Journal of Law, 1(1), 9–26.

Kurniawan, A., Sembiring, M. A., Nababan, M. J., & Edison, M. J. (2023). Penegakan hukum lingkungan di Indonesia. Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur, 1(2), 398–403. https://doi.org/10.57235/motekar.v1i2.1296

Muklis, M. (2026). Kewenangan pemerintahan dalam perspektif hukum administrasi negara. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 7(1), 1–6.

Muksalmina, M., Thani, S., Yustisi, N., & Tasyukur, T. (2025). Reformasi hukum administrasi negara dalam mewujudkan good governance dan kepastian hukum di Indonesia. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 5(2), 164–174.

Nailiza, W. B., Nuraini, N. H., Starla, Y. P., Ainun, K. D., Ubaidillah, K., & Muhammad, A. H. K. (2025). Dari regulasi ke implementasi: Problematika pengawasan dan penanganan lingkungan hidup di Indonesia. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(4). https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.9637

Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Primesti, N., Rahmadani, H. Y., & Jannah, M. (2026). Keabsahan yuridis pencabutan izin usaha pertambangan dalam perspektif asas-asas umum pemerintahan yang baik. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 586–592.

Ramadhan, T. I. (2024). Penegakan hukum lingkungan di Indonesia: Tantangan dan solusi. Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu, 3(4), 2811–2814.

Ridwan, H. R. (2018). Hukum administrasi negara. Rajawali Pers.

Sangki, C. A. A. T., Maramis, R. A., & Pondaag, A. H. (2023). Tinjauan yuridis mengenai pencabutan izin usaha pertambangan pada perusahaan tambang. Jurnal Ilmu Hukum.

Suparto, S., Admiral, A., Ardiansyah, A., & Namazovna, S. D. (2025). The concept of state control over forests and forest areas in Indonesia. Journal of Law, Environmental and Justice, 3(2), 201–228. https://doi.org/10.62264/jlej.v3i2.136

Supramono, G. (2022). Pemidanaan korporasi dan gugatan class action ganti rugi serta pencabutan izin lingkungan hidup. Prenada Media.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Zainuddin, Z., & Dewi, S. C. (2025, June). Hukum administrasi negara dalam pengawasan dan pengendalian pelayanan publik. In Seminar Nasional Hukum, Sosial dan Ekonomi (Vol. 4, No. 1, pp. 390–395).

Downloads

Published

2026-04-13

How to Cite

Putri Debora Silalahi. (2026). Pencabutan Izin Usaha oleh Presiden sebagai Instrumen Penegakan Hukum Lingkungan: Analisis Yuridis Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan. Mahkamah : Jurnal Riset Ilmu Hukum, 3(2), 01–13. https://doi.org/10.62383/mahkamah.v3i2.1571

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.