The Role of Participatory Planning in Community-Based Flood and Landslide Disaster Preparedness (Manado City)

Authors

  • Heydi Mayla Silvia Tumembow Universitas Dr. Soetomo
  • Dian Ferriswara Universitas Dr. Soetomo
  • Eny Haryati Universitas Dr. Soetomo
  • Sri Kamariyah Universitas Dr. Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.62383/presidensial.v2i3.1094

Keywords:

BPBD Manado, Community-Based Disaster, Disaster Preparedness, Participatory Planning, Risk Reduction

Abstract

Manado City is an area that is vulnerable to floods and landslides, but until now the effectiveness of disaster management still faces serious challenges due to low community involvement in mitigation planning. This study aims to analyze the role of participatory planning in improving community-based disaster preparedness, with a focus on how the Manado City Regional Disaster Management Agency (BPBD: Badan Penanggulangan Bencana Daerah) involves the community in the process of formulating disaster strategies. Using a non-empirical qualitative approach through a literature study method, data were obtained from scientific journals, policy documents, and institutional reports that were analyzed thematically and contextually with reference to the framework of community participation and disaster risk management. The results of the study show that community involvement is still at a symbolic level, limited to the implementation stage, and has not touched the strategic planning process in a meaningful way. Lack of institutional capacity, low disaster literacy, and absence of formal participatory mechanisms are the main inhibiting factors. As a result, disaster programs are often not aligned with local needs and have an impact on low preparedness effectiveness. This study concludes that strengthening community participation in disaster planning is needed to build a more adaptive and iterative preparedness system. Theoretically, the study broadens the understanding of the relevance of participatory planning approaches in community-based disaster management, while practically, the findings provide recommendations for BPBDs and local governments to develop more collaborative and local needs-based policies as a step towards sustainable disaster resilience. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022).

Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980.

Akhirianto, N. A. (2017). Community based landslide disaster risk reduction: A design concept konsep desain pengurangan risiko bencana longsor berbasis komunitas. Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana, 12(1).

Arisanti, Y., & Nugroho, P. W. (2018). Strategi manajemen bencana di Kabupaten Magelang. Berita Kedokteran Masyarakat, 34(5), 12–16.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Data dan informasi kebencanaan bulanan teraktual. Info Bencana, 5(1), 1–19. https://bnpb.go.id/storage/app/media/Buletin Info Bencana/Buletin Info Bencana Januari 2024.pdf

Birhane, A., Isaac, W., Prabhakaran, V., Diaz, M., Elish, M. C., Gabriel, I., & Mohamed, S. (2022).

Power to the people? Opportunities and challenges for participatory AI. Proceedings of the 2nd ACM Conference on Equity and Access in Algorithms, Mechanisms, and Optimization, 1–8.

Deby, A. C., Cikusin, Y., & Widodo, R. P. (2019). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam tahap kesiapsiagaan (studi pada kantor BPBD Kota Batu). Respon Publik, 13(3), 34–41.

Delgado, F., Yang, S., Madaio, M., & Yang, Q. (2023). The participatory turn in AI design: Theoretical foundations and the current state of practice. Proceedings of the 3rd ACM Conference on Equity and Access in Algorithms, Mechanisms, and Optimization, 1–23.

Ginting, A. H., & Wijayanti, T. D. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui program Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Kutai Kartanegara. TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan, 42–57.

Hamdani, R. S. (2020). Proyek lintas batas administrasi: Analisis partisipasi publik dalam proses perencanaan ibu kota negara Republik Indonesia. Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan), 4(1), 43–62.

Heryati, S. (2020). Peran pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana. Jurnal Pemerintahan dan Keamanan Publik (JP dan KP), 2(2), 139–146. https://doi.org/10.33701/jpkp.v2i2.1088

Husein, R. (2022). Localizing disaster risk reduction: A case study of community based disaster preparedness in Bima and Palangkaraya, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 989(1), Article 012027.

Kiss, B., Sekulova, F., Hörschelmann, K., Salk, C. F., Takahashi, W., & Wamsler, C. (2022).

Citizen participation in the governance of nature based solutions. Environmental Policy and Governance, 32(3), 247–272.

Kristian, I. (2024). Integrating community based approaches into national disaster management policies: Lessons from recent natural disasters. International Journal of Low-Resilience Societies and Adaptation (IJLRSA), July. https://doi.org/10.58818/ijlrsa.v2i4.150

Lassa, J. A., Boli, Y., Nakmofa, Y., Fanggidae, S., Ofong, A., & Leonis, H. (2018). Twenty years of community based disaster risk reduction experience from a dryland village in Indonesia. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 10(1), 1–10.

Lengkey, C., Pangkey, M., & Londa, V. (2020). Partisipasi masyarakat pada penanggulangan bencana banjir di Kelurahan Paal Dua Kecamatan Paal Dua Kota Manado. Jurnal Administrasi Publik, 6(89), (SE-artikel). Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JAP/article/view/28433

Muflih, G. Z., Barokah, U., Zuhdi, R., Fathani, T. F., & Wilopo, W. (2025). Strategi mitigasi bencana longsor untuk meningkatkan ketahanan masyarakat di Desa Ngargosari Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Jurnal Ketahanan Nasional, 31(1), 106–132.

Mukarromah, L., & Pranoto, Z. L. (2024). Evaluasi implementasi Desa Tangguh Bencana: Studi kasus di Jawa Tengah dan peran teknologi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(11), 370–382.

Nibanupudi, H. K. (2024). Community based issues and opportunities in climate change adaptation and disaster risk reduction. In Disaster Risk and Management Under Climate Change (pp. 55–68). Springer.

Nurcahyo, M., Setyawan, A., & Ansori, T. (2022). Manajemen pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Journal of Community Development and Disaster Management, 4(2), 91–104.

Pomalango, Z. B., et al. (2024). SMART B (Satuan Masyarakat Siaga Bencana): Peningkatan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana berbasis kelompok yang partisipatif di Desa Biau Kecamatan Biau. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 5(1), Article 3991. https://doi.org/10.37385/ceej.v5i1.3991

Ragil, C., Pramana, A. Y. E., & Efendi, H. (2020). Kearifan lokal dalam mitigasi bencana di wilayah lereng Gunung Merapi: Studi kasus Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Reka Ruang, 3(1), 10–18.

Rahmah, S., & Ikhsan, I. (2022). Manajemen bencana dalam penanganan pasca bencana BPBD Kabupaten Aceh Barat. Journal of Social Politics and Governance (JSPG), 4(1).

Ramadhan, A., & Rohayatin, T. Y. (2023). Strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam penanggulangan banjir di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang. [Nama Jurnal Tidak Dicantumkan], 2(1).

Rofika, Saepudin, E. A., Aulia, L., Merlita, N., Adela, T., & Aqila, A. N. (2025).

Pengembangan kebijakan manajemen bencana berbasis komunitas: Studi kasus di kawasan rentan bencana. [Nama Jurnal Tidak Dicantumkan], 2(1).

Sagay, S. D. C., & Pangemanan, F. N. (2023). Efektivitas sistem peringatan dini untuk mitigasi bencana banjir di Kota Manado. Governance, 3(1). Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/governance/article/view/47094

Saputra, R. J., Yamardi, Y., & Wulandari, W. (2025). Mitigasi bencana gempa bumi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah guna mengurangi risiko bencana akibat Sesar Lembang di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Praxis Idealis: Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 2(1).

Sarifa, I., Firda, H., & Oscar Radyan, D. (2022). Peran perencanaan partisipatif dalam kesiapsiagaan bencana gunungapi berbasis komunitas. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 8(3), 313–323. https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2022.008.03.8

Selvia, F., & Angela, V. F. (2024). Model community based disaster risk reduction (CBDRR) dalam penanganan banjir di Desa Keruing, Katingan. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(2), 75–84.

Suharini, E., Asiah, S., & Kurniawan, E. (2020). The role of community based disaster preparedness and response team in building community resilience. Malaysian Journal of Society and Space, 16(4). https://doi.org/10.17576/geo-2020-1604-03

Suroso, A. (2020). Perencanaan partisipatif pembangunan Desa Pejengkolan Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen. Cakrawala: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial. https://doi.org/10.33507/CAKRAWALA.V4I2.252

Wirawan, R., & Nurpratiwi, R. (2015). Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP), 4(2).

Downloads

Published

2025-08-20

How to Cite

Heydi Mayla Silvia Tumembow, Dian Ferriswara, Eny Haryati, & Sri Kamariyah. (2025). The Role of Participatory Planning in Community-Based Flood and Landslide Disaster Preparedness (Manado City). Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik, 2(3), 133–147. https://doi.org/10.62383/presidensial.v2i3.1094

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.