Implementasi Program Mahasiswa Peduli Stunting BKKBN Banten di Kelurahan Kilasah Kota Serang Berdasarkan Perpres No. 72 Tahun 2021
DOI:
https://doi.org/10.62383/pk.v2i3.1005Keywords:
Implementation, Students Care for Stunting, BKKBNAbstract
The Student Care for Stunting Program is an innovation by BKKBN in collaboration with universities to support the acceleration of stunting reduction through real work lectures or other community service activities. This program is part of the government's efforts to achieve the target of reducing the stunting rate to 14% by 2024, as mandated by the President. This study identifies the implementation of the BKKBN Student Program for Stunting Prevention in Banten Province, specifically in Kilasah Village, as well as the challenges faced in its implementation. The study employs government action theory and the welfare state theory using a legal-empirical method through a qualitative field approach. Data was collected through literature reviews and interviews, analyzed descriptively and analytically. The results show that the program's implementation has included 15 outreach and mentoring activities. Fifteen adolescents received reproductive health education, 21 pregnant and breastfeeding mothers received nutrition and pregnancy health counseling, and 20 prospective couples participated in socialization on healthy pregnancy planning and the use of the Elsimil application. Growth monitoring was conducted at nine Posyandu centers with a total of 60 infants, and 37 cases of infants indicated as stunted were identified. Challenges faced include the absence of specific regulations regarding the program and resistance from the target groups, particularly adolescents and prospective brides and grooms who struggled to understand the Elsimil app. In conclusion, the program has a positive impact on efforts to accelerate stunting reduction, although improvements are still needed in terms of regulations, coordination, and culture-based education.
Downloads
References
Ali, Z. (2021). Metode penelitian hukum. Sinar Grafika.
Andi Setiawan, & Muttaqin, R. (2023). Sinegritas dalam percepatan penanganan kasus stunting di Kota Serang. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 8(2). https://doi.org/10.14710/jiip.v8i2.17388
Aristoni. (2014). Tindakan hukum diskresi dalam konsep welfare state perspektif hukum administrasi negara dan hukum Islam. Jurnal Penelitian, 8(2). https://doi.org/10.36294/cj.v23Ii.2518
Bambang Suggono. (2010). Metode penelitian hukum. Rajawali Pers.
Bambang Waluyo. (1996). Penelitian hukum dalam praktek. PT Sinar Grafika.
Bambang Widjanarko Otok, & Ratnaningsih, D. J. (2016). Konsep dasar dalam pengumpulan dan penyajian data. Universitas Terbuka.
Budi Raharjo. (2024). Implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Provinsi Banten Jawa Tengah (Pelaksanaan Perpres Nomor 72 Tahun 2021). Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(3). https://doi.org/10.55606/detector.v2i3.4173
Busrowi, & Suwandi. (2015). Memahami penelitian kualitatif. Rineka Cipta.
Cholid Narbuko, & Achmadi, A. (2003). Metodologi penelitian. PT Bumi Aksara.
Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2022). Buku pegangan seri 1 mahasiswa peduli stunting (Mahasiswa Penting). Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan.
Eddy Kiswanto. (2020). Negara kesejahteraan (Welfare State): Mengembalikan peran negara dalam pembangunan kesejahteraan sosial di Indonesia. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik, 9(2). https://doi.org/10.22146/jkap.88506
Edy Mulyana. (2004). Metodologi penelitian kualitatif (Paradigma baru ilmu komunikasi dan ilmu sosial lainnya). Remaja Rosdakarya.
Erfita Fitriyani. (2024, November 11). Memahami status gizi anak dan cara menilainya. https://kesmasid.com/memahami-status-gizi-anak-dan-cara-menilainya/
Esa Arisnawati. (2019). Tindakan dalam hukum administrasi pemerintahan dan perbuatan dalam hukum perdata oleh pemerintah. Karya Ilmiah Universitas Sriwijaya, 2(2). https://doi.org/10.133140/RG.2.2.35924.96624
Etta Sungaji, & Sopiah. (2018). Metodelogi penelitian. Penerbit Andin.
Evelin, F., dkk. (2024). Evaluasi berbasis tujuan pada program penurunan angka stunting Posyandu Bidara Perumahan Citra Gading Kelurahan Cipocok Kecamatan Curug Kota Serang Banten. Jurnal Transformasi, 10(1). https://doi.org/10.33394/jtni.v10i1.9935
Gamal Thabroni. (2024, Oktober 7). Metode penelitian: Pengertian dan jenis menurut para ahli. https://serupa.id/metode-penelitian/
Hendri Julian Noor. (2017). Doktrin tindakan hukum administrasi negara membuat keputusan (beschiking). Jurnal Komunikasi Hukum, 3(1). https://doi.org/10.23887/jkh.v3il.9240
Iman. (2024, November 11). Jumlah stunting Banten urutan ke-5, begini penjelasan Pemprov. https://mediabanten.com/jumlah-stunting-banten-urutan-kebeginipenjelasan-pemprov/
Info LPPM. (2024, Oktober 19). Fasilitasi dan koordinasi pendampingan perguruan tinggi kepada 12 provinsi prioritas stunting. https://lppm.untirta.ac.id/2024/08/14/fasilitasidan-koordinasi-pendampingan-perguruan-tinggi-kepada-12-provinsi-prioritasstunting/
Kessler, J., & Sabel, C. F. (2021). The uncertain future of administrative law. Daedalus: The Journal of the American Academy of Arts and Sciences, 150(3). https://doi.org/10.1162/daed_a_01867
Keputusan Wali Kota Serang Nomor 440/146-Huk/2023 tentang Penempatan Lokasi Kelurahan untuk Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi di Kota Serang Tahun 2024.
Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021–2024.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Rasyid Ridho, & Wira Aditya, I. K. (2022, Maret 7). Banten duduki peringkat kelima angka stunting terbanyak di Indonesia, ada 294.862 balita. https://regional.kompas.com/read/2022/03/07/191640578/bantendudukiperingkat-kelima-angka-stunting-terbanyak-di-indonesia-ada
Tarmizi, S. N. (2024, November 11). Prevalensi stunting di Indonesia ke 21,6% dari 24,4%. https://www.kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/prevalensi-stunting-di-indonesiaturun-ke-216-dari-244
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pemuliaan Keadilan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



