Analisis Penegakan Hukum Pelanggaran Merek Dagang Kasus Louis Vuitton dan Louis Vuiton Dak

Authors

  • Ni Ketut Ayu Diah Sapitri Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

DOI:

https://doi.org/10.62383/pk.v3i1.1528

Keywords:

Intellectual Property Law, Law Enforcement, Louis Vuitton, Louis Vuitton Dak, Trademark Infringement

Abstract

Trademarks not only serve as product identities but also represent the reputation and trust built by a company over the long term. In increasingly fierce global competition, legal protection for brands, especially well-known brands, is crucial. This study examines the legal implications of alleged trademark infringement by the Louis Vuitton Dak restaurant in Korea, which resembles the luxury brand Louis Vuitton. The purpose of the study is to analyze the application of Law Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications and to assess the effectiveness of law enforcement against such violations. The method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach. The analysis focuses on similarities in principle, the element of bad faith in trademark registration, and violations of exclusive rights to well-known brands. The results of the study indicate that although regulations have provided protection, law enforcement in practice still faces various obstacles and has not fully created a deterrent effect.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, M. N. (2021). Penegakan hukum atas pelanggaran merek. Justitia Jurnal Hukum, 96–106.

Artija, A. D., & Purwaningsih, S. B. (2024). Legal safeguards for owners of untapped foreign brands under Indonesia's first-to-file principle. Indonesian Journal of Law and Economics Review, 19(2). https://doi.org/10.21070/ijler.v19i2.1013

Badar, A. (2024, September 13). Pelanggaran merek dagang: Louis Vuitton vs. ayam goreng Korea. Ambadar. https://ambadar.com/id/insights/trademark/pelanggaran-merek-dagang-louis-vuitton-vs-ayam-goreng-korea/

Fadillah, R., & Pranoto, B. (2023). Efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran merek di Indonesia. Jurnal Hukum Ekonomi dan Bisnis, 9(1), 77–92.

Halim, A. (2024). Perlindungan hukum terhadap merek terkenal dalam sistem hukum merek Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis Nasional, 10(2), 133–148.

Hidayah, N. (2021). Itikad tidak baik dalam pendaftaran dan penggunaan merek di Indonesia. Jurnal RechtsVinding, 10(3), 401–417.

Hidayat, A. (2023). Problematika pembuktian merek terkenal dalam penegakan hukum merek di Indonesia. Jurnal Hukum Kekayaan Intelektual, 5(2), 201–215.

Jened, R. (2018). Hukum merek (Trademark law) dalam era global dan integrasi ekonomi. Kencana.

Juwana, H. (2022). Penguatan sanksi pidana dalam penegakan hukum kekayaan intelektual di Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 52(1), 1–15. https://doi.org/10.21143/jhp.vol35.no1.1458

Kaparang, A. R. (2024). Penegakan hukum terhadap pelanggaran merek berdasarkan ketentuan perundang-undangan di Indonesia. Lex Privatum.

Kastowokastowo, C., & Christiani, T. A. (2024). The responsibility of the brand owner for counterfeit goods. KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v8i21.14800

Kusumadara, A. (2023). Perlindungan merek terkenal dalam sistem hukum merek Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis Indonesia, 11(2), 145–160.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2021). Tingkat kesadaran pelaku UMKM terhadap perlindungan merek di Indonesia. LIPI Press.

Lestari, R. (2025). Efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran merek dalam sistem hukum Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 12(1), 45–60.

Margono, S. (2019). Hukum kekayaan intelektual: Merek dan indikasi geografis. Pustaka Reka Cipta.

Nugraha, A. (2024). Harmonisasi hukum merek Indonesia dengan standar internasional dalam era perdagangan global. Jurnal RechtsVinding, 13(2), 201–215.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara. (2010). Putusan Nomor 997/Pid.B/2010/PN Jkt.Ut (6 Oktober 2010). Direktori Putusan Mahkamah Agung. https://putusan3.mahkamahagung.go.id

Prasetyo, A. (2023). Perlindungan hukum terhadap merek terkenal dalam perspektif kepastian hukum dan iklim investasi. Jurnal Hukum Bisnis Indonesia, 8(2), 145–162.

Pratama, R. (2022). Efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran merek terkenal di Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis dan Kekayaan Intelektual, 6(2), 145–156.

Pratama, R. A. (2024). Reformasi penegakan hukum terhadap pelanggaran merek terkenal di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 54(1), 112–128.

Putri, D. A., & Hidayat, M. (2023). Karakter delik aduan dalam tindak pidana pelanggaran merek dan implikasinya terhadap penegakan hukum. Jurnal Ius Constituendum, 8(1), 88–102.

Rahardjo, F., Taufiqurrahman, & Wijaya, A. U. (2023). Penegakan hukum terhadap pelaku usaha yang melakukan pemalsuan merek. Jurnal Ilmiah Hukum dan Wawasan Pemikiran. https://doi.org/10.38156/jihwp.v1i2.117

Saputri, Y., Dewi, P. M., & Alfiani, N. (2023). Kajian yuridis kemiripan pemakaian merek dagang produk kecantikan dalam perspektif hak atas kekayaan intelektual. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora. https://doi.org/10.53625/jpdsh.v2i9.6201

Sari, D. P., & Putra, I. N. (2023). Kesadaran hukum pelaku UMKM terhadap pentingnya pendaftaran merek di Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis, 7(2), 112–124. https://doi.org/10.53955/jsderi.v3i3.104

Sari, N. P. (2023). Tantangan penegakan hukum terhadap pelanggaran merek terkenal di Indonesia. Jurnal Ius Constituendum, 8(1), 87–101.

Sari, Y. N., & Huroiroh, E. (2024). Analisis yuridis kewenangan penuntut umum dalam mengajukan peninjauan kembali pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XXI/2023. Siyasah: Jurnal Hukum, 4(1). https://doi.org/10.32332/siyasah.v4i1.9105

Sitorus, R. P., Mulyadi, M., & Saidin. (2025). The impact and handling of criminal law on trademark counterfeiting in Medan City. International Journal of Economic, Technology and Social Sciences, 6(1), 102–115. https://doi.org/10.53695/injects.v6i1.1317

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang merek dan indikasi geografis. (2016).

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Ni Ketut Ayu Diah Sapitri. (2026). Analisis Penegakan Hukum Pelanggaran Merek Dagang Kasus Louis Vuitton dan Louis Vuiton Dak. Pemuliaan Keadilan, 3(1), 37–49. https://doi.org/10.62383/pk.v3i1.1528

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.